JAKARTA - Harley-Davidson telah memulai program penarikan kembali dengan melibatkan lebih dari 82.000 unit sepeda motor yang bisa berdampak pada keselamatan di jalan raya.
Dilansir dari USA Today, Senin, 16 Juni, dikatakan bagian tab pemasangan pada pengatur beban awal shock belakang berpotensi patah. Ini dapat menyebabkan pengatur peredam kejut belakang merusak ban belakang sehingga menimbulkan hilangnya tekanan angin pada ban.
Karena kegagalan tersebut, ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan atau kematian di jalan raya. Beruntungnya, pabrikan belum mendapati laporan cedera atau kematian terkait dengan hal tersebut.
Recall tersebut melibatkan model Softail keluaran tahun 2018 hingga 2024. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah melakukan perintah untuk penarikan kembali pada 12 Juni.
BACA JUGA:
Beberapa unit telah termasuk ke dalam program penarikan kembali sebelumnya dan telah diperbaiki berdasarkan nomor 23V591, namun perlu diselesaikan perbaikan baru.
Secara rinci, pabrikan sepeda motor dari Amerika Serikat (AS) melakukan penarikan kembali hingga 82.117 unit model Softail dengan kode FLDE: 2018-2019, FLHCS: 2018-2024, FLHC: 2018-2021, FXLRS: 2020-2024, FXLRST: 2022-2024, FLHCS ANV: 2018, 2023, dan FXRST: 2022.
Pemilik sepeda motor yang terdampak dihimbau membawa kendaraannya ke jaringan dealer untuk dipasangkan braket baru pada sepeda motor yang dilakukan secara gratis.
Sementara itu, para pemilik kendaraan akan diberitahu melalui pos paling lambat pada 16 Juni ini.