JAKARTA - Renault Duster terbaru resmi meluncur di India dan akan mengisi segmen SUV B yang kompetitif di negara tersebut. Kehadirannya juga memberikan pilihan baru bagi pecinta otomotif setempat.
CEO Renault India, Stéphane Deblaise, mengatakan di India Renault Duster lebih dari sekadar nama, ia adalah legenda sejati. Sebagai simbol petualangan, keandalan, dan inovasi, kembalinya mencerminkan komitmen perusahaan terhadap pasar India.
"Serta niat kami untuk menawarkan kendaraan yang dirancang dan direkayasa untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami. Renault Duster baru dibangun di atas warisan ikoniknya sambil merangkul desain modern, teknologi canggih, dan peningkatan kinerja," katanya, dikutip dari laman resminya, Rabu, 28 Januari.

Duster versi India tetap gagah, berotot, dan memiliki kehadiran yang mendominasi. Desainnya tetap kotak, namun memberikan ruang interior yang luas. Kita mendapatkan kap mesin datar bergaya cangkang dengan lekukan berotot untuk menambah kesan dramatis, dan banyak panel bodi tanpa cat untuk menunjukkan karakter tangguhnya.
BACA JUGA:

Di bagian dalam, mobil ini mendapatkan sejumlah fitur dan kenyamanan serta ruang yang sangat luas, berkat dimensi eksterior dan siluetnya yang berbentuk kotak. Misalnya, tata letak layar ganda yang terdiri dari layar infotainment dan instrumen, jok sporty dengan pelapis kulit sintetis dan jahitan kuning dan jok depan elektrik 6 arah.
Dari segi pilihan mesin, Renault Duster 2026 hanya hadir dengan mesin bensin, tidak seperti Duster sebelumnya yang menggunakan mesin diesel. Renault Duster 2026 menggunakan platform CMF-B baru dengan 90 persen elemen khusus untuk pasar India.
Renault mengklaim performa tertinggi di segmennya dengan Duster 2026, yang mencerminkan cakupan demografis target yang luas. Disebut Turbo TCe 160, metrik performanya mencakup daya puncak 163 PS dan torsi puncak 280 Nm, dipadukan dengan transmisi DCT 6 percepatan.
Renault juga memperkenalkan powertrain Hybrid yang andal dalam bentuk E-Tech 160 yang terdiri dari paket baterai 1,4 kWh. Renault menjanjikan 80 persen perjalanan di kota dapat dicapai dalam mode EV murni. Sistem ini berbasis mesin 1,8L, dipadukan dengan transmisi DHT 8 percepatan dengan 2 motor listrik