JAKARTA - Toyota memperluas jajaran kendaraan listrik di pasar Eropa, dengan resmi menghadirkan Urban Cruiser. SUV tersebut menyusul peluncuran bZ4X baru yang telah direvisi secara signifikan dan mendahului kedatangan Toyota C-HR+, bZ4X Touring, dan Hilux BEV terbaru pada tahun 2026.
Detail spesifikasinya, Urban Cruiser tersedia dengan dua pilihan baterai, menawarkan tingkat performa dan jangkauan berkendara yang berbeda. Model ini diluncurkan dalam tiga versi, model penggerak roda depan dengan baterai 49 kWh dan versi penggerak roda depan dan semua roda dengan baterai 61 kWh, dikutip dari laman resminya, Jumat, 19 Desember.
Jarak tempuh WLTP mencapai 344 km untuk model FWD dengan baterai 49 kWh, dan 426 km untuk versi FWD dengan baterai 61 kWh, serta 395 km untuk model AWD. Baterai yang digunakan merupakan LFP, dan diklaim memberikan daya tahan lebih baik dan keunggulan biaya. Sistem manajemen termal membantu memastikan suhu baterai optimal terjaga, termasuk dalam kondisi sangat dingin dan panas.

Secara desain, Urban Cruiser adalah SUV sejati, mulai dari desainnya yang kokoh hingga kemampuan penggerak semua rodanya. Sistem AWD elektrik, yang menggunakan motor tambahan pada poros belakang, memberikan performa yang aman dan meyakinkan di permukaan yang tidak rata dan jalan yang licin.
BACA JUGA:
Menciptakan interior yang terbuka dan lapang merupakan prioritas dalam pengembangan Urban Cruiser. Ruang kabin dan ruang bagasi telah dimaksimalkan melalui desain yang cerdas dan penataan komponen powertrain EV yang tepat.

Urban Cruiser memiliki hingga empat mode berkendara yang dapat dipilih pengemudi sesuai kebutuhan menggunakan tombol sakelar di konsol tengah. Seperti mode eco memperluas jangkauan berkendara potensial mobil dengan mengatur penggunaan daya sistem pendingin udara dan memoderasi respons akselerator terhadap penggunaan pedal oleh pengemudi, ada mode normal dan salju.
Bicara kenyamanan, suspensi Urban Cruiser dirancang dan disetel untuk kenyamanan, stabilitas, performa kemudi yang responsif, serta kebisingan dan getaran yang rendah. Suspensi depan menggunakan MacPherson strut, sedangkan suspensi belakang menggunakan sistem multi-link.