JAKARTA – Jetour Motor Indonesia menjadikan SUV Jetour T2 sebagai jagoan barunya untuk pasar nasional, mobil yang diklaim siap hadapi berbagai medan jalanan. Redaksi VOI pun berkesempatan untuk menguji mobil gagah tersebut di jalur offroad.
Jetour T2 memang dirancang untuk mendukung mobilitas harian di perkotaan hingga perjalanan di kondisi jalan yang beragam. Mobil dari pabrikan asal China ini mengusung konsep Travel+ yang memadukan kenyamanan, teknologi keselamatan, dan karakter berkendara yang adaptif.

Dengan desainnya yang boxy, mobil cukup nyaman saat dipakai di perkotaan. Saat dipacu dari Jakarta Selatan menuju BSD Tangerang, Jetour T2 memiliki respons tarikan gas dan handling yang enak saat dipacu di jalan tol.
T2 juga sudah dibekali ADAS dengan Bosch Radar, yang dirancang agar optimal digunakan di kondisi lalu lintas perkotaan, bukan hanya di jalan lengang. Teknologi ini memberikan jangkauan deteksi lebih jauh, kemampuan pengenalan objek lebih luas, serta akurasi yang lebih tinggi.
Secara keseluruhan, Jetour T2 dibekali 15 fitur Jetour Intelligent Driving untuk mendukung kebutuhan berkendara modern, baik di perkotaan maupun perjalanan luar kota. Suasana kabinnya pun cukup mewah.
Mulai dari kursi elektrik berventilasi dengan memory, AC dual-zone, dan panoramic skyroof. Sistem audio premium Sony dengan 12 speaker turut disematkan, serta penggunaan 12 material peredam suara di seluruh bodi.
Hasilnya, saat menjadi penumpang pun cukup nyaman di area belakang karena adanya 24 struktur peredam bising, yang bekerja aktif mengurangi suara dari luar. Konstruksi monocoque juga menghadirkan kendali berkendara lebih stabil dan minim limbung, terutama saat stop and go di perkotaan.
BACA JUGA:

Hingga akhirnya, VOI pun mencoba Jetour T2 di area offroad yang penuh dengan lumpur dan tanah yang licin. Kontur jalannya pun tak rata, dan melewati berbagai medan yang cukup curam.
Namun, itu semua bisa dihadapi oleh Jetour T2. Tapi perlu dicatat, bahwa saat melewati jalur tersebut, kami ditemani dan diarahkan oleh instruktur profesional yang memang sudah terbiasa melakukan aktivitas berkendara di jalur offroad.
Dilengkapi sistem penggerak XWD Jetour yang cerdas, SUV ini mampu menyesuaikan traksi secara real time, memberikan rasa percaya diri baik di jalan beraspal maupun rute dengan permukaan bervariasi.
Dukungan 7+X Intelligent Driving Modes membantu pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan dengan kondisi berkendara, sementara Wading Radar System memantau ketinggian air hingga 700 mm pada kecepatan rendah.
Struktur atap Jetour T2 juga mampu menahan beban dinamis hingga 150 kg dan beban statis hingga 300 kg, memungkinkan penggunaan rooftop tent, perlengkapan adventure, hingga recovery tools. Mobil yang dites sendiri masih CBU, sedangkan nanti yang dikirim ke konsumen sudah CKD, tetapi Jetour memastikan bahwa mobil yang dirakit secara lokal tersebut memiliki kualitas dan fitur yang sama.
"Melalui Jetour T2, kami ingin membuktikan bahwa kapabilitas berkendara di berbagai medan tidak harus mengorbankan kenyamanan harian. Dengan pendekatan Travel+, Jetour T2 dirancang agar adaptif di berbagai kondisi jalan dan tetap relevan untuk kebutuhan penggunaan sehari-hari," ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah.
Saat ini, Jetour menawarkan harga spesial T2 untuk 1.000 konsumen pertama dengan harga Rp568.000.000, dari harga resmi Rp588.000.000 on the road Jabodetabek. Setiap pembelian Jetour T2 disertai garansi tanpa batas kilometer selama enam tahun mencakup kendaraan dan mesin, serta free maintenance selama tiga tahun atau 45.000 km yang mencakup spare part dan biaya jasa.