Bagikan:

JAKARTA – Jetour menggelar sesi test drive eksklusif yang melibatkan lebih ratusan media. Kegiatan yang berlangsung di Beijing Haidian Airport tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan dua model andalan mereka, yakni Jetour G700 dan Jetour T2 i-DM, dalam menghadapi berbagai kondisi jalan.

Beragam skenario pengujian disiapkan dalam kegiatan ini, mulai dari akselerasi, pengereman, U-turn, slalom, hingga simulasi medan offroad ekstrem. Melalui pengalaman berkendara tersebut, Jetour ingin menunjukkan kombinasi teknologi, performa, dan kenyamanan yang menjadi bagian dari konsep Travel+ miliknya.

“Melalui sesi test drive ini, kami memastikan bahwa setiap inovasi Jetour tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dapat dirasakan secara langsung. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam menghadirkan pengalaman Travel+ yang mengintegrasikan teknologi, performa, dan gaya hidup dalam satu perjalanan,” ujar Marketing Director PT Jetour Sales Indonesia Moch Ranggy Radiansyah, dikutip dari keterangan resminya, Rabu, 6 Mei.

Jetour G700 tampil sebagai SUV hybrid offroad premium yang mengedepankan karakter tangguh sekaligus kemewahan modern. Model ini dibekali desain berpostur kokoh dan teknologi GAIA Architecture yang dipadukan dengan sistem tiga differential lock untuk menjaga traksi saat melintasi medan berat.

Dalam pengujian offroad, kendaraan ini mampu melewati berbagai rintangan seperti big hump, side slope, cross-axle, hingga roller ramp dengan stabilitas yang tetap terjaga. Tak hanya fokus pada performa, Jetour G700 juga menawarkan kenyamanan premium lewat sistem audio Lexicon yang dikembangkan bersama Rolls Royce.

Lalu, kursi multifungsi dengan fitur pijat delapan titik dan delapan mode pengaturan. SUV ini juga diklaim mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu 4,6 detik dan sanggup melintasi genangan air hingga kedalaman 970 mm.

Sementara itu, Jetour T2 i-DM hadir sebagai SUV plug-in hybrid yang memadukan efisiensi dan performa dalam satu paket. Mobil ini mengandalkan mesin hybrid 1.5TD-3DHT dengan tenaga gabungan 280 kW dan torsi 610 Nm. Selama sesi pengujian, T2 i-DM menunjukkan karakter berkendara yang responsif dengan handling stabil di berbagai kondisi jalan.

Jetour juga membekali T2 i-DM dengan sejumlah teknologi modern, seperti Snapdragon 8155 Smart Chip dan layar kontrol 15,6 inci yang memberikan pengalaman berkendara lebih intuitif. Fitur lain seperti 540° panoramic imaging, suplai daya eksternal 3.3 kW, dan parking air conditioning turut memperkuat fungsi kendaraan ini sebagai SUV serbaguna untuk mobilitas harian maupun aktivitas eksplorasi.

“Melalui pengalaman ini, kami ingin menunjukkan perbedaan karakter yang kuat dari masing-masing model. Jetour G700 dirancang untuk menghadapi medan ekstrem dengan performa maksimal, sementara Jetour T2 i-DM menawarkan fleksibilitas dan efisiensi untuk berbagai kebutuhan perjalanan. Keduanya sangat relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, baik untuk penggunaan harian maupun eksplorasi,” tutup Moch Ranggy Radiansyah.