TOKYO — Tak hanya Lexus yang mengenalkan konsep Lexus LFA bertenaga listrik, hari ini juga, giliran divisi performa Toyota Gazoo Racing (GR) memperkenalkan flagship sports car terbaru mereka prototipe Toyota GR GT.
Mobil ini disebut Toyota sebagai "mobil balap yang legal di jalan raya" (road-legal race car), menjanjikan perpaduan kekuatan brutal dan ketepatan teknis.
タカラトミーさんからいただいた #トミカ を本物の #GRGT と #GRGT3 と一緒に記念撮影📸
本物のクルマもトミカもどちらもかっこいい😎 pic.twitter.com/Tm8b2DOocV
— TOYOTA GAZOO Racing (@TOYOTA_GR) December 5, 2025
Pengembangan GR GT juga didasarkan pada tiga prinsip utama: pusat gravitasi yang sangat rendah (serendah lutut pengemudi), bobot yang relatif rendah, dan kekakuan tinggi untuk memaksimalkan performa aerodinamika. Toyota telah menepati janji ini, menghasilkan mobil yang didukung oleh rangka serba aluminium pertama yang digunakan oleh Toyota, membantu menjaga bobotnya serendah mungkin untuk meningkatkan handling dan efisiensi aerodinamis.
Jantung GR GT adalah mesin V-8 twin-turbocharged serba baru yang disandingkan dengan motor listrik tunggal terintegrasi di transaxle. Toyota menargetkan tenaga minimal 640 tenaga kuda dan torsi sebesar 627 pound-feet, yang semuanya disalurkan ke roda belakang melalui girboks otomatis delapan percepatan yang baru dikembangkan. Angka-angka ini adalah target prototipe; model produksi penuh diharapkan menghasilkan angka tersebut, atau bahkan lebih tinggi.
BACA JUGA:
Dilansir dari Motor1, bobot ringan sangat krusial dalam produksi mobil ini. Selain rangka aluminium, panel body GR GT menggunakan kombinasi plastik yang diperkuat serat karbon dan aluminium. Dengan target bobot trotoar 3.858 pounds atau kurang, GR GT berhasil menyaingi mobil sport hybrid premium seperti Chevrolet Corvette E-Ray, yang sedikit lebih berat namun menawarkan tenaga dan torsi yang sebanding. Untuk menghentikan kekuatan ini, GR GT dilengkapi rem karbon-keramik besar di depan dan belakang, dengan ban Michelin Pilot Sport Cup 2 di atas roda 20 inci.

Dari segi desain, GR GT benar-benar merangkul estetika mobil balap jalanan. Atap rendahnya (hanya 47,0 inci—lebih pendek dari Porsche 911 GTS dan Corvette E-Ray) memberikan stance yang luar biasa. Bagian belakang menampilkan knalpot quad-exit yang terlihat agresif, menyatu sempurna dengan elemen aero, sementara banyak ventilasi dan sill samping tampak diambil langsung dari mobil GT3. Hal ini beralasan, karena mobil ini dikembangkan bersamaan dengan versi balap GR GT3, berbagi komponen suspensi dan mesin V8 twin-turbo.

Di dalam kabin, kabin didominasi pengemudi dan minim logo Toyota, menekankan identitasnya sebagai produk murni Gazoo Racing. Kursi bucket Recaro dengan carbon-backed yang menawan serta interior yang menggabungkan kemewahan ala Lexus dengan fokus sport murni, menandakan lahirnya flagship baru.