Bagikan:

JAKARTA - Kemitraan Audi dan SAIC melahirkan inovasi baru dengan konsep AUDI E SUV yang tampil pada Auto Guangzhou 2025, yang tampaknya akan memasuki masa produksi.

Diposisikan sebagai SUV premium bertenaga listrik yang besar, versi produksi konsep ini akan memulai debutnya tahun depan sebagai model kedua dalam merek AUDI, dengan penjualan dijadwalkan dimulai di tahun yang sama.

"Kami telah menyesuaikan strategi kami di Tiongkok untuk masa depan. Hasilnya, dengan dua mitra kami, FAW dan SAIC, serta dua merek, inisiatif model terbesar dalam sejarah perusahaan kami semakin menguat," kata CEO AUDI AG Gernot Döllner, dikutip dari laman resminya, Selasa, 25 November.

CEO of the Audi and SAIC cooperation, Fermín Soneira, mengungkapkan Konsep SUV AUDI E merayakan ulang tahun pertama merek AUDI yang baru setelah debut konsep E di Guangzhou.

"Konsep ini menampilkan bahasa desain khas AUDI yang memberikan SUV ini kesan bergengsi dan progresif tanpa kompromi antara estetika sporty dan keluasan interior atau fleksibilitas," ungkapnya.

Dengan panjang 5.057 mm, lebar 2.042 mm, tinggi 1.786 mm, dan jarak sumbu roda 3.060 mm, konsep AUDI E SUV diposisikan sebagai SUV premium bertenaga listrik yang besar.

SUV ini memadukan desain SUV futuristik, dinamika berkendara khas Audi, dan traksi quattro dengan kenyamanan berkendara kelas satu dan konektivitas digital yang komprehensif.

Dua motor listrik, satu di gardan depan dan satu di gardan belakang, menghasilkan total daya 500 kW. Dikombinasikan dengan penggerak semua roda quattro , SUV ini mampu berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu sekitar lima detik.

Dengan AUDI 360 Driving Assist System, konsep SUV AUDI E dilengkapi sistem bantuan pengemudi inovatif yang dirancang khusus untuk China. Disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dan skenario berkendara di China, sistem ini memungkinkan pengalaman berkendara yang santai dan aman di jalan tol, di tengah lalu lintas kota yang padat, dan saat parkir dengan bantuan.

Kendaraan konsep ini dilengkapi baterai 109 kWh, yang memungkinkan jangkauan lebih dari 700 kilometer, dihitung menurut CLTC. Arsitektur 800 volt dari Advanced Digitized Platform dapat mengisi ulang daya hingga 320 kilometer dalam sepuluh menit di stasiun pengisian cepat.