JAKARTA - PT Jetour Motor Indonesia sempat memperkenalkan mobil listrik X20e dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIA) 2025, tentunya tak sedikit yang bertanya kapan model tersebut resmi hadir di pasar otomotif tanah air?
Menjawab hal tersebut Marketing Director PT JETOUR Motor Indonesia Moch Ranggy Radiansyah, mengatakan Jetour sendiri akan terus development kendaraan sesuai dengan kebutuhan market.
“Jetour itu untuk mempersiapkan sebuah model kita tergolong paling lama, misalnya T2 ini kita mengadakan road test dengan serius dan model lainnya akan seperti itu,” katanya, saat konferensi pers di ICE BSD, Senin, 24 November.
Ketika disinggung terkait peluncuran dalam waktu dekat, ia tak menjawab secara gamblang. Hanya saja, memastikan bahwa Jetour hanya masih Research and Development (R&D mobil listrik X20e).
“Apakah akan launching dalam waktu dekat belum bisa kita jawab, tapi kita masih hanya R&D saja,” tambahnya.
Senada dengan Ranggy, Sales Director PT JETOUR Sales Indonesia, Michael Budihardja, mengatakan R&D Jetour sendiri akan melihat market yang ada di Indonesia.
“Kita juga lihat konsumen butuh mobil city car atau seven seater, dan kita masih ada di pola survei ke konsumen,” ungkap Michael.
BACA JUGA:
Jetour X20e juga dirancang untuk menjadi cerminan gaya hidup masa kini yang dinamis dan berani, menghadirkan keindahan dan memadukan inovasi dengan desain yang bergaya modern. Jetour X20e siap membuat perjalanan penggunanya lebih menyenangkan dan stylish.
Secara desain, mobil listrik satu ini mengusung tampilan futuristik berkat headlamp eagle eyes yang terinspirasi dari ketajaman mata burung elang. Serta sudah dilengkapi dengan Rain Sensing Wiper yang otomatis aktif saat hujan, Daytime Running Light yang berfungsi sebagai lampu sein, serta Automatic Headlight with Height Adjuster untuk pencahayaan optimal di malam hari.
X20e EV tidak hanya memukau dari segi desain, tetapi juga menawarkan performa yang mengesankan. Tersedia dengan dua pilihan kapasitas baterai, yaitu dengan kapasitas baterai 28.5 kWh untuk 305 km, atau 39.3 kWh yang mampu menempuh 405 km dalam sekali pengisian daya. Keunggulan lainnya adalah fitur wall charging yang mudah dipasang di rumah sebagai solusi praktis bagi pengguna, terutama di luar kota yang mungkin belum banyak menyediakan SPKLU.