Bagikan:

JAKARTA – Chery resmi memperkenalkan dua model barunya di ajang Guangzhou Auto Show 2025. Kedua model tersebut, yaitu SUV lima penumpang bernama Fulwin T9L, dan sedan listrik bernama Fulwin A9.

SUV T9L memiliki panjang sekitar 4.870 mm, lebar 1.930 mm, dan jarak sumbu roda 2.920 mm. Desainnya menggunakan bahasa “Eastern calligraphy” atau semacam gaya kaligrafi timur yang dipadukan dengan karakter SUV modern.

Chery menyebut bahwa T9L akan memakai arsitektur plug-in hybrid bernama Kunpeng C-DM, disertai fitur bantuan pengemudi tingkat lanjut. Model ini menggunakan platform komputasi Horizon Journey 6P yang mendukung berbagai fungsi berkendara semi-otonom.

Seperti pemantauan blind spot, pengereman darurat otomatis, dan fitur bantuan menjaga lajur. Sistem ini dirancang agar mampu membaca kondisi jalan secara prediktif dan melakukan manuver defensif saat terdeteksi potensi risiko.

Bagian interior T9L juga ditampilkan dalam bentuk praproduksi. Kabin mengusung konsep minimalis dengan dominasi layar digital berukuran besar di bagian tengah dasbor.

Seperti dilansir Carnewschina, Senin, 24 November, model ini direncanakan diluncurkan di pasar China pada kuartal pertama tahun 2026. Sementara itu, A9 merupakan model listrik murni (BEV) pertama dari merek Fulwin.

Model ini tampil dengan gaya fastback yang menonjolkan garis atap melandai ke belakang, menyerupai siluet coupe. Pegangan pintu dibuat rata dengan bodi untuk mendukung aerodinamika dan kesan futuristis.

Bagian depan A9 menampilkan lampu LED ramping dan bumper berdesain tertutup khas kendaraan listrik. Di bagian atap terdapat modul sensor yang mengindikasikan dukungan sistem bantuan mengemudi canggih.

Desain pelek berprofil aerodinamis juga ditujukan untuk mengoptimalkan efisiensi saat kendaraan melaju pada kecepatan tinggi. Kabarnya, akan ada varian plug-in hybrid atau extended-range, namun versi yang diperlihatkan sebagai BEV murni untuk saat ini.

Harga untuk T9 seri (non-L) sebelumnya disebut sekitar 159.900 yuan, sedangkan A9 belum diumumkan harga resminya oleh Chery. Chery menyebut, kedua model ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah perusahaan dalam membangun keluarga kendaraan elektrifikasi dengan berbagai pilihan teknologi.