Bagikan:

JAKARTA - Pabrikan otomotif ternama dari China, BYD membuka pemesanan untuk SUV berdimensi besar bernama Denza N9. Mobil ini diluncurkan dalam versi plug-in hybrid (PHEV), disusul dengan kehadiran versi EV di beberapa waktu mendatang.

Melansir dari CarNewsChina, Senin, 24 Februari, SUV flagship dari sub-brand Denza ini akan dipatok di antara harga 450.000 yuan hingga 550.000 yuan (setara Rp1,011 miliar sampai Rp1,124 miliar).

Denza N9 memiliki dimensi super luas dengan panjang mencapai 5.258 mm, lebar 2.030 mm, tinggi 1.830 mm, dan wheelbase mencapai 3.125 mm.

Mobil berukuran besar ini dibangun dengan platform e3, yang mewujudkan penggerak independent tiga motor listrik dan kemudi motor ganda roda belakang independen. Sementara itu Denza N9 dilengkapi dengan sistem kontrol DiSus-A yang membuatnya dapat melakukan tank turn dan crab walk.

BYD juga memberi sistem yang diberi nama “God’s Eye” dari perangkat DiPilot 300, yakni sistem bantuan mengemudi ADAS dengan teknologi terdepan.

Bagian dalamnya dilengkapi dengan tiga layar yang terdiri dari central control screen 17,3 inci, layar LCD instrumen 13,2 inci, dan tampilan entertainmen 13,2 inci. Sistem tersebut mengandalkan chip 4nm yang canggih.

Selain itu, hadir juga layar AR-HUD berukuran 50 inci dan layar streaming sebagai pengganti kaca spion konvensional. Hal menarik lainnya, BYD mempertahankan sejumlah tombol fisik pada bagian tengah bersama dengan dua bantalan pengisi daya nirkabel untuk ponsel.

Interiornya mengadopsi tata letak 2+2+2 dengan bagasi berukuran 520 inci sehingga dapat menampung barang seperti tas golf, lima koper berukuran 20 inci, hingga lima ransel diposisikan secara horizontal.

Diluncurkan dalam versi PHEV, Denza N9 memiliki mesin 2.0T yang dapat mengeluarkan tenaga 152 kW dan tiga motor listrik berukuran 200 kW, 240 kW, dan 240 KW. Dengan demikian, ini dapat memompa tenaga mencapai 680 kW. Sementara, versi EV disebut akan memiliki tenaga lebih besar hingga 710 kW.

Denza N9 PHEV dapat melakukan akselerasi dari 0 ke 100 km/jam dalam tempo 3 detik dan dapat melaju dengan tenaga listrik murni hingga lebih dari 200 km dalam sekali pengisian energi dan dapat menempuh total jarak hingga 1.300 km bila bensin dan baterai terisi penuh.