Bagikan:

YOGYAKARTA - Mengenal Mensa berarti memahami salah satu organisasi paling eksklusif di dunia yang menghimpun orang-orang dengan tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Didirikan pada tahun 1946 di Inggris, Mensa kini menjadi komunitas global yang terdiri dari lebih dari 140.000 anggota di puluhan negara. Kata “Mensa” sendiri berasal dari bahasa Latin yang berarti “meja”, melambangkan tempat berkumpulnya orang-orang berpikir setara tanpa memandang latar belakang sosial, agama, atau profesi.

Mengenal Mensa lebih dalam dimulai dari misinya yang sederhana namun kuat: mengidentifikasi, membina, dan memberikan manfaat bagi individu dengan IQ tinggi. Organisasi ini tidak bertujuan untuk membentuk kelompok elit yang sombong, melainkan menciptakan ruang bagi orang-orang berbakat untuk bertukar ide, berkolaborasi, dan mengembangkan potensi mereka.

Mengenal Mensa: Sejarah Singkat

Mensa didirikan oleh Roland Berrill dan Lance Ware pada 1 Oktober 1946. Kedua pendiri ini ingin membentuk sebuah perkumpulan yang murni berdasarkan kecerdasan, bukan kekayaan, kekuasaan, atau koneksi politik. Hanya dalam beberapa tahun, organisasi ini berkembang pesat ke berbagai negara.

Di Indonesia, Mensa Indonesia telah resmi berdiri dan aktif menyelenggarakan tes serta kegiatan komunitas. Melalui mengenal Mensa, banyak orang Indonesia mulai menyadari bahwa kecerdasan tinggi tidak selalu identik dengan prestasi akademik semata, tetapi juga kreativitas dan kemampuan memecahkan masalah kompleks.

Syarat Bergabung dengan Mensa

Tidak sembarang orang bisa masuk ke Mensa. Calon anggota harus mencapai skor IQ pada 2% tertinggi populasi dunia. Artinya, dari 100 orang, hanya 2 orang yang memenuhi syarat. Tes yang diakui biasanya menggunakan skala Wechsler atau tes standar internasional lainnya.

Proses mengenal Mensa biasanya dimulai dengan mengikuti tes IQ resmi yang diselenggarakan oleh Mensa setempat. Di era digital saat ini, beberapa negara juga menyediakan tes pra-kualifikasi online, meski tes resmi tetap harus dilakukan secara langsung atau diawasi.

Setelah diterima, anggota tidak perlu membayar biaya keanggotaan yang mahal di sebagian besar negara, meski ada iuran tahunan yang relatif terjangkau untuk mendukung kegiatan organisasi.

Manfaat Bergabung dengan Mensa

Banyak orang tertarik mengenal Mensa karena ingin bertemu dengan orang-orang yang “sefrekuensi”. Manfaat utamanya meliputi:

  1. Jaringan intelektual: Bertemu ilmuwan, pengusaha, seniman, dan pemikir dari berbagai bidang.
  2. Kegiatan stimulasi otak: Diskusi, seminar, workshop, dan permainan strategi.
  3. Peluang riset dan publikasi: Anggota sering terlibat dalam proyek penelitian tentang kecerdasan dan psikologi.
  4. Pengembangan diri: Lingkungan yang mendukung tanpa kompetisi destruktif.
  5. Program untuk anak berbakat: Mensa juga memiliki divisi khusus untuk gifted children.

Aktivitas dan Komunitas Mensa

Setelah mengenal Mensa, anggota biasanya aktif dalam berbagai kegiatan. Mulai dari pertemuan bulanan, konferensi nasional, hingga acara internasional. Di Indonesia, kegiatan sering mencakup diskusi teknologi, filsafat, bisnis, dan isu sosial kontemporer.

Mensa bukan sekadar klub sosial. Banyak anggota yang berhasil menciptakan inovasi, startup, dan kontribusi ilmiah berkat jaringan yang mereka bangun di sini.

Mitos dan Fakta tentang Mensa

Banyak mitos yang beredar saat orang mulai mengenal Mensa. Ada yang mengira anggota Mensa adalah orang-orang arogan atau “nerd” yang tidak bisa bergaul. Padahal, sebagian besar anggota adalah orang biasa yang memiliki hobi beragam, mulai dari traveling hingga olahraga.

Fakta penting: IQ hanyalah salah satu ukuran kecerdasan. Mensa sendiri mengakui adanya berbagai jenis kecerdasan lain seperti emotional intelligence dan creative intelligence.

Mengenal Mensa memberikan perspektif baru bahwa kecerdasan adalah anugerah yang patut dikembangkan dan dibagikan. Bagi yang merasa berbeda, terlalu cepat berpikir, atau sering bosan dengan rutinitas biasa, Mensa bisa menjadi rumah kedua yang selama ini dicari.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut, kunjungi situs resmi Mensa di negara Anda atau ikuti tes IQ resmi. Siapa tahu, setelah mengenal Mensa, Anda menemukan komunitas yang benar-benar memahami cara kerja pikiran Anda. Selain itu, Apakah IQ Orang Bisa Turun? Ini Penjelasan Ilmiah dan 5 Aktivitas untuk Meningkatkannya

Jadi setelah mengenal mensa, simak berita menarik lainnya di VOI.ID, saatnya merevolusi pemberitaan!

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+