Bagikan:

YOGYAKARTA - Ampas kopi biasanya langsung dibuang setelah kopi selesai diseduh. Padahal, ampas kopi bermanfaat untuk berbagai kebutuhan sehari-hari. Mulai dari membantu merawat tanaman, mengurangi bau tidak sedap, hingga menjadi bahan untuk proyek kerajinan sederhana, ampas kopi dapat digunakan kembali dengan cara yang praktis. Jika selama ini Anda sering membuangnya begitu saja, beberapa ide berikut mungkin layak dicoba.

1. Menghilangkan bau pada tangan setelah memasak

Aroma bawang, ikan, atau bahan makanan lain terkadang masih menempel di tangan meski sudah dicuci dengan sabun. Ampas kopi dapat digunakan sebagai scrub alami untuk membantu mengurangi bau tersebut. Gosokkan sedikit ampas kopi yang lembap pada tangan, lalu bilas hingga bersih. Selain membantu mengangkat aroma yang tertinggal, tangan juga akan terasa lebih segar setelahnya.

2. Menyerap bau tidak sedap di kulkas

Kulkas sering menjadi tempat bercampurnya berbagai aroma makanan yang dapat menimbulkan bau kurang sedap. Ampas kopi yang sudah dikeringkan dapat membantu menyerap aroma tersebut secara alami. Simpan ampas kopi dalam wadah kecil terbuka dan letakkan di dalam kulkas. Untuk hasil yang lebih baik, gantilah ampas kopi secara berkala.

3. Menjadi tambahan untuk kompos

Bagi Anda yang membuat kompos sendiri di rumah, ampas kopi bisa menjadi bahan tambahan yang bermanfaat. Dilansir The Spruce, Senin, 1 Juni, kandungan nitrogen di dalamnya membantu mendukung proses penguraian bahan organik. Ampas kopi juga dapat membantu meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang berperan dalam pembentukan kompos. Namun, penggunaannya sebaiknya tetap seimbang dengan bahan kompos lainnya.

memanfaatkan ampas kopi untuk keperluan rumah tangga
Ilustrasi memanfaatkan ampas kopi untuk keperluan rumah tangga (Magnific)

4. Membantu mengurangi gangguan hama di taman

Ampas kopi sering dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami untuk membantu mengurangi kehadiran siput atau bekicot di sekitar tanaman. Anda cukup menaburkan sedikit ampas kopi di area yang ingin dilindungi. Selain mudah dilakukan, cara ini juga menjadi salah satu bentuk pemanfaatan limbah dapur yang lebih ramah lingkungan. Meski demikian, hasilnya bisa berbeda pada setiap kondisi taman.

5. Menambah bahan organik pada media tanam

Selain digunakan untuk kompos, ampas kopi juga kerap dimanfaatkan sebagai campuran media tanam. Kandungan bahan organiknya dapat membantu memperbaiki kualitas tanah jika digunakan dalam jumlah yang wajar. Beberapa jenis tanaman bahkan menyukai tanah dengan tingkat keasaman yang sedikit lebih tinggi. Sebaiknya ampas kopi dikeringkan terlebih dahulu sebelum digunakan agar tidak mudah berjamur.

6. Menyamarkan goresan pada furnitur kayu

Goresan kecil pada furnitur kayu berwarna gelap kadang membuat tampilannya terlihat kusam. Salah satu trik yang cukup populer adalah mencampur ampas kopi dengan sedikit minyak hingga membentuk pasta. Campuran ini kemudian dioleskan secara hati-hati pada bagian yang tergores. Warna alami kopi dapat membantu menyamarkan bekas goresan sehingga furnitur tampak lebih rapi.

7. Membuat pewarna alami untuk kerajinan

Jika Anda menyukai kegiatan kerajinan tangan, ampas kopi dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami. Warna cokelat yang dihasilkan cocok untuk memberi kesan vintage atau rustic pada berbagai proyek kreatif. Ampas kopi bisa digunakan untuk mewarnai kertas, kain, atau dekorasi sederhana lainnya. Hasil akhirnya sering memberikan tampilan yang unik dan tidak mudah ditemukan pada pewarna buatan.

8. Menyegarkan lemari dan laci penyimpanan

Lemari atau laci yang jarang dibuka terkadang menimbulkan bau apek. Untuk mengatasinya, masukkan ampas kopi kering ke dalam kantong kain kecil dan letakkan di area penyimpanan tersebut. Aroma kopi dapat membantu mengurangi bau tidak sedap sekaligus memberikan kesan lebih segar. Cara ini juga mudah dilakukan tanpa perlu membeli pengharum tambahan.

9. Menjadi bahan scrub untuk proyek DIY

Ampas kopi memiliki tekstur yang cukup kasar sehingga sering digunakan sebagai bahan scrub buatan sendiri. Anda dapat mencampurnya dengan bahan lain seperti minyak kelapa atau gula untuk membuat scrub sederhana. Selain mudah dibuat, bahan-bahannya juga relatif mudah ditemukan di rumah. Setelah digunakan, pastikan sisa ampas kopi tidak menumpuk di saluran pembuangan agar tidak menyebabkan penyumbatan.

Ampas kopi bekas ternyata masih memiliki banyak kegunaan yang sayang jika langsung dibuang. Dengan mengetahui berbagai cara memanfaatkan ampas kopi, Anda bisa mengurangi limbah rumah tangga sekaligus mendapatkan manfaat tambahan untuk rumah dan kebun. Banyak dari ide tersebut juga tidak membutuhkan biaya besar dan mudah dipraktikkan sehari-hari. Jadi, lain kali saat selesai menyeduh kopi, mungkin ada baiknya menyisihkan ampasnya untuk digunakan kembali.