Bagikan:

JAKARTA - Tren fesyen beberapa tahun terakhir bergerak ke arah gaya berpakaian yang lebih simpel, nyaman, dan fleksibel digunakan untuk berbagai aktivitas.

Masyarakat urban kini cenderung memilih outfit dengan desain minimalis namun tetap fungsional, mudah dipadukan, serta relevan dipakai dari aktivitas santai hingga semi formal.

Selain itu, isu sustainability juga mulai menjadi perhatian dalam industri mode, seiring meningkatnya kesadaran terhadap konsep circular fashion dan penggunaan pakaian yang lebih berkelanjutan.

Di tengah perubahan gaya hidup tersebut, berbagai brand fesyen global terus menghadirkan inovasi sekaligus memperluas akses bagi pelanggan di Indonesia. Salah satunya datang dari UNIQLO yang resmi menghadirkan toko terbarunya di Plaza Indonesia, Jakarta, pada 27 Mei 2026. Gerai ini menjadi toko ke-78 UNIQLO di Indonesia.

Berlokasi di salah satu pusat perbelanjaan premium di Jakarta, toko ini hadir dengan area seluas 1.415 meter persegi dan menawarkan berbagai koleksi LifeWear yang dikenal mengusung konsep pakaian esensial, nyaman, dan mudah digunakan dalam keseharian.

COO PT Fast Retailing Indonesia (UNIQLO Indonesia), Ryohei Sato, mengatakan kehadiran toko terbaru ini menjadi bagian dari upaya retail fesyen ini untuk menghadirkan konsep LifeWear kepada lebih banyak masyarakat dengan kebutuhan dan gaya hidup yang beragam.

“Kami ingin menghadirkan pakaian yang sederhana, nyaman, dan dapat digunakan oleh semua orang tanpa batasan usia maupun gaya. Konsep LifeWear dirancang agar mudah dipadukan sesuai karakter masing-masing individu dan relevan digunakan setiap hari,” ujar Ryohei Sato.

Koleksi LifeWear sendiri dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat urban yang aktif. Beberapa lini seperti AIRism dan UV Protection cukup diminati karena dinilai cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia. Teknologi tersebut tidak hanya hadir pada innerwear, tetapi juga diaplikasikan pada T-shirt, outerwear, hingga bawahan.

Selain itu, koleksi basic seperti T-shirt, linen, dan knitwear masih menjadi pilihan favorit karena desainnya yang versatile dan timeless. Model pakaian seperti ini dinilai lebih mudah dipadukan dengan berbagai gaya fesyen yang terus berkembang.

Tak hanya menghadirkan koleksi terbaru, toko ini juga membawa sejumlah kolaborasi yang menyoroti isu sustainability dalam industri fesyen. Salah satunya melalui proyek REMAKE PROJECT bersama ESMOD Jakarta.

Kolaborasi tersebut menampilkan 16 karya upcycle hasil kreativitas mahasiswa ESMOD Jakarta yang dibuat dari pakaian donasi melalui program RE.UNIQLO. Pakaian yang sebelumnya tidak terpakai diolah kembali menjadi karya fesyen kontemporer dengan sentuhan desain baru.

Deputy Director of Academic Programs ESMOD Jakarta, Guillaume Oger, mengatakan kolaborasi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan praktik industri sekaligus memahami pentingnya sustainability dalam dunia mode modern.

“Kolaborasi ini memberi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memahami bagaimana konsep sustainability dapat diterapkan secara nyata dalam industri fesyen. Mereka juga mendapat pengalaman berinteraksi langsung dengan brand global melalui karya yang dibuat,” kata Guillaume Oger.

Melalui proyek ini, konsep circular fashion diperkenalkan sebagai upaya memperpanjang siklus hidup pakaian sekaligus mengurangi limbah tekstil. Karya-karya tersebut nantinya dipamerkan dalam instalasi mannequin di area toko dan akan berganti secara berkala setiap bulannya.

Selain kolaborasi dengan institusi pendidikan mode, area khusus di dalam toko juga menampilkan karya dari sejumlah UMKM lokal Jakarta melalui program #JAKARTANEIGHBORHOOD. Berbagai produk seperti aksesori, tas, hingga perhiasan karya brand lokal dipadukan dengan koleksi LifeWear sebagai bentuk dukungan terhadap industri kreatif lokal.

Beberapa UMKM yang terlibat antara lain Deya, Batik Pop, Kina and Jade, Gelap Ruang Jiwa, ISSHU, serta Medividi. Kehadiran area ini menjadi ruang kolaborasi antara produk lokal dengan gaya fesyen modern yang berkembang di kalangan masyarakat urban.

Selama periode pembukaan hingga 31 Mei 2026, pengunjung juga dapat menikmati sejumlah program promosi dan penawaran khusus yang tersedia baik untuk pembelian langsung di toko maupun melalui aplikasi resmi retail fesyen asal Jepang tersebut.