Bagikan:

JAKARTA - Penggunaan laptop kini bukan lagi sekadar perangkat untuk mengerjakan tugas atau pekerjaan kantor. Bagi anak muda, gadget seperti laptop sudah menjadi bagian dari gaya hidup yang menunjang aktivitas sehari-hari.

Ada pun beberapa preferensi mereka dalam mencari laptop yang tepat untuk aktivitas seperti membuat konten, bermain game, mengedit video ringan, hingga mendukung mobilitas saat kuliah atau bekerja dari mana saja.

GM Marketing Apple Business PT MAP Zona Adiperkasa, Farah Fausa Winarsih, mengatakan beberapa hal yang menjadi preferensi anak muda saat memilih laptop adalah terkait dengan desain, warna, ukuran hingga kenyamanan saat digunakan.

Tren ini pula yang membuat Macbook Neo terbaru mulai menarik perhatian anak muda sejak pertama kali diluncurkan. Antusiasme pasar bahkan terlihat dari tingginya jumlah pemesanan pre-order hanya dalam waktu sepekan setelah peluncuran.

"Pertama terkait warna ya. Karena selama ini kebanyakan warna laptop seperti hitam atau silver. Sedangkan Macbook Neo ini hadir dengan warna yang lebih colorful,” ujar Farah saat ditemui dalam acara peluncuran Macbook Neo di Digimap, Pacific Place Mal, Jakarta, Jumat, 22 Mei.

Menurutnya, anak muda saat ini cenderung memilih gadget termasuk laptop yang sesuai dengan warna tertentu karena apa yang mereka miliki dinilai merepresentasikan karakternya

Warna-warna gadget yang lebih berani atau berbeda dari biasanya dianggap mampu membuat pengguna tampil lebih standout.

Kemudian soal desain serta ukuran perangkat, gadget yang memiliki ukuran ringkas juga menjadi alasan mengapa laptop ini cepat diminati. Farah menilai mobilitas generasi muda yang tinggi membuat mereka membutuhkan perangkat yang mudah dibawa ke mana saja.

"Anak muda juga melihat segi ukuran, laptop ini juga ringkas banget buat anak-anak muda karena mudah dibawa ke mana saja," lanjutnya.

Ia menjelaskan setiap lini Macbook sebenarnya memiliki segmen pengguna yang berbeda. Seri Pro, misalnya, lebih ditujukan untuk kebutuhan profesional dengan pekerjaan berat seperti desain grafis, editing video skala besar, atau pekerjaan kreatif lainnya.

Sementara itu, Macbook Neo dinilai lebih cocok untuk pelajar, mahasiswa, maupun anak muda yang membutuhkan laptop untuk aktivitas harian dan kebutuhan digital yang lebih ringan.

"Tapi kalau misalnya untuk anak-anak muda, anak sekolah, anak kuliahan, yang misalnya nggak butuh sampai desain grafis berat atau apapun, itu menurut mereka sudah sangat cukup. Makanya kenapa mereka mau beli Macbook Neo,” jelas Farah.

Pada kesempatan yang sama, seniman visual Muklay juga mengatakan, kebutuhan anak muda yang semakin dekat dengan media sosial juga menjadi faktor penting ketika mencari laptop yang tepat.

Saat ini banyak pengguna laptop yang membutuhkan perangkat untuk editing konten singkat, mengelola media sosial, hingga membuat video untuk Instagram atau TikTok.

"Menurut saya, anak muda sekarang butuhnya untuk edit konten ya. Nah Macbook Neo tuh cukup sih buat konten-konten untuk di-upload di Instagram dan TikTok,” kata Muklay yang juga didapuk sebagai Sahabat Digimap itu.

Lebih lanjut, kemampuan laptop untuk menjalankan game juga menjadi pertimbangan tersendiri. Farah menyebut performa Macbook Neo dinilai sudah cukup mendukung kebutuhan gaming ringan yang kini digemari banyak anak muda.

"Sekarang kan anak-anak muda banyak main game ya. Seperti The Sims itu kan kita tahu berat banget, dan itu tuh sudah benar-benar seamless banget di Macbook ini,” ujarnya.

Selain spesifikasi dan desain, faktor harga juga disebut menjadi alasan mengapa produk ini cepat menarik perhatian pasar. Dibanding lini Macbook lainnya, seri Neo hadir dengan harga yang lebih terjangkau sehingga dinilai lebih realistis untuk kalangan pelajar maupun orang tua yang ingin membelikan laptop untuk anak mereka.

"Ini lebih terjangkau. Bagi generasi muda produktif atau mungkin orang tua yang mau membelikan laptop untuk anak, mereka mungkin akan memilih produk Macbook Neo karena itu sudah cukup untuk mereka,” pungkas Farah.