Bagikan:

JAKARTA - Saat ini, tak sedikit anak muda dihadapkan pada tantangan dalam menentukan arah hidup dan membangun karier. Tidak sedikit yang merasa ragu untuk memulai karena takut belum cukup siap atau belum menemukan jalur yang tepat.

Padahal, fase ini justru menjadi momentum penting untuk mencoba, belajar, dan membentuk tujuan jangka panjang. Dukungan lingkungan yang tepat pun menjadi salah satu faktor yang dapat membantu generasi muda mengembangkan potensi sekaligus keberanian untuk melangkah.

Sejalan dengan hal itu, Novo Club hadir sebagai wadah yang mendorong mahasiswa dari berbagai daerah untuk mengembangkan kapasitas diri sekaligus berkontribusi di lingkungan sekitarnya.

Program yang diinisiasi oleh ParagonCorp sejak 2023 ini kini memasuki batch keempat pada April 2026, dengan partisipasi lebih dari 176 ribu mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Salman Subakat selaku CEO Paragon Nurhayati Subakat Entrepreneurship Institute (NSEI) menekankan pentingnya keberanian dalam mengambil langkah pertama.

"Masa muda bukan masa untuk menunggu. Masa muda adalah masa untuk mulai. Mulai mencoba. Mulai belajar. Mulai menentukan arah hidup," ujarnya, seperti dalam keterangan pers yang diterima VOI, Senin, 27 April.

Ia juga menambahkan banyak perubahan besar berawal dari keberanian untuk melangkah, bukan dari kesiapan yang sempurna.

"Banyak perubahan besar di dunia ini tidak dimulai dari orang yang paling siap, tetapi dari mereka yang cukup berani untuk melangkah. Jangan tunggu sempurna untuk memulai," lanjutnya dalam kegiatan Welcoming Novo Club Batch 4 yang mengusung semangat “Berani Berinovasi, Berdampak Tanpa Batas”.

Dalam kesempatan yang sama, Brian Yuliarto selaku Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia turut memberikan pandangannya mengenai pentingnya pembentukan pola pikir dan nilai pada generasi muda.

"Yang kita siapkan hari ini bagaimana cara berpikirnya, nilai yang dipegang, keberanian yang dimiliki untuk menghadapi masa depan yang penuh dengan ketidakpastian. Acara ini menjadi ruang di mana ilmu pengetahuan, kepemimpinan, pengalaman, dan keberanian bertemu,” ungkapnya.

Pembukaan batch keempat yang digelar secara hybrid menjadi awal dari rangkaian program pengembangan yang berlangsung selama sekitar 1,5 tahun. Peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran, tetapi juga didorong untuk terlibat langsung dalam proyek dan inisiatif di masyarakat.

Sejauh ini, ratusan program telah dijalankan oleh para peserta di berbagai daerah, menunjukkan bagaimana ide dapat berkembang menjadi aksi nyata. Selain itu, program ini juga menyediakan fase lanjutan berupa penguatan jejaring profesional dan peluang karier, sehingga dampak yang dihasilkan tidak berhenti pada masa program saja.

Melalui pendekatan tersebut, Novo Club diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi generasi muda untuk tidak hanya merancang ide, tetapi juga berani mengeksekusinya dan menemukan peran mereka di tengah masyarakat.