Bagikan:

JAKARTA - Penuaan dini tidak selalu datang tiba-tiba di usia matang—banyak orang mulai melihat tanda-tandanya sejak usia 20-an. Indikasi awal yang paling umum adalah munculnya garis halus di area wajah, terutama di sekitar mata dan mulut.

Selain itu, kulit bisa tampak lebih kusam, elastisitas mulai berkurang, dan kontur wajah tidak lagi setegas sebelumnya. Faktor gaya hidup seperti kurang tidur, pola makan tidak seimbang, minim aktivitas fisik, hingga kebiasaan merokok atau menggunakan vape turut mempercepat munculnya tanda-tanda ini.

Menurut dokter dan ahli estetika dr. Dewita Kamaruddin BMedSCi (Hons.) gejala awal penuaan biasanya diawali oleh garis ekspresi yang tipis.

"Tanda-tanda awal aging adalah garis ekspresi yang fine, yang tipis-tipis dulu, lalu mulailah ada garis senyum. Ketika tidak olahraga, makannya juga sembarangan, mulailah terjadi perubahan pada kulit, jawline-nya tidak tegas," jelasnya, seperti dikutip ANTARA, Kamis, 23 April.

Ia menjelaskan garis senyum merupakan bagian alami dari struktur wajah dan dapat memberikan karakter tersendiri. Namun, faktor seperti pertambahan usia atau penurunan berat badan yang drastis bisa membuat garis tersebut tampak lebih dalam.

"Setiap usia pasti ada smile line yang memberi definisi pada wajah, tetapi seiring penuaan atau penurunan berat badan drastis, garis senyum bisa terlihat lebih jelas.”

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa kebiasaan sehari-hari sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit. Gaya hidup yang kurang sehat dapat membuat kulit tampak kusam dan memicu munculnya kerutan sejak dini.

"Kurang olahraga, kebiasaan menggunakan vape, serta pola makan yang tidak sehat dapat memengaruhi estetika kulit, menjadi kusam dan muncul kerutan tipis sejak muda.”

Kondisi seperti lipatan kulit di sekitar garis senyum juga dapat memberikan kesan wajah yang kurang segar.

"Kelihatannya ada kulit-kulit berlebih di bagian garis senyum, itulah yang membuat wajah terlihat tidak segar.”

Untuk mengatasinya, perawatan bisa mulai dipertimbangkan sejak usia 20-an dengan konsultasi kepada tenaga medis profesional. Pendekatan ini bertujuan menjaga kualitas kulit serta memperlambat munculnya tanda penuaan.

"Bukan berarti usia 20-an merasa masih muda lalu menunda perawatan. Kalau peduli dengan wajah, apalagi sering bertemu banyak orang, sebaiknya konsultasi untuk mendapatkan hasil yang natural, bukan yang berlebihan.”