Bagikan:

JAKARTA - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya buka suara mengenai teka-teki sosok ayah biologis dari putrinya, Resa. Dalam sebuah wawancara yang emosional bersama presenter Irfan Hakim dan Raffi Ahmad, Denada dengan tegas membantah sejumlah spekulasi liar yang selama ini beredar di masyarakat.

Selama ini, publik kerap menduga-duga siapa sosok pria di balik masa lalu Denada. Menyadari hal tersebut, ibu satu anak ini langsung menggunakan kesempatan tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang namanya sempat terseret oleh asumsi warganet.

"Aku mau meminta maaf dulu sebelumnya karena banyak sekali kayaknya yang jadi spekulasi ke beberapa nama. Minta maaf ya, bukan Iwa K, bukan Teuku Ryan," tegas Denada di acara FYP TRANS7, Jumat, 10 April.

Selain kedua nama musisi dan aktor tersebut, Denada juga meluruskan rumor yang sempat mengaitkan sosok Adjie Pangestu hingga keluarga politisi Amien Rais.

"Sampai ada kemarin juga sampai mohon maaf untuk keluarga Bapak Amien Rais, sampai ada beberapa nama-nama lain juga. Ini aku minta maaf sekali, bukan ya, pasti bukan," tambahnya. Ia hanya memastikan bahwa ayah dari putrinya adalah warga negara Indonesia.

Ketika ditanya oleh Irfan Hakim mengenai pertimbangannya menutupi identitas ayah biologis Resa dari publik, Denada memberikan jawaban yang lugas namun menyimpan luka. Ia merasa tidak ada urgensi untuk mengungkap sosok pria yang sedari awal menolak hadir untuk putrinya.

"Buat aku, dia sudah memutuskan untuk tidak mau berada di hidup kami. Buat apa (diungkap)? Aku sudah memaafkan dia dan aku tidak mau menyalahkan dia," ungkap Denada.

Bahkan, penyanyi beraliran rap dan R&B ini mengaku sudah benar-benar putus komunikasi. Ia sama sekali tidak mengetahui bagaimana nasib maupun kondisi terkini dari pria tersebut.

Meski memilih untuk mengubur identitas pria itu dalam-dalam dari sorotan media dan publik, Denada berjanji suatu saat nanti ia akan menceritakan kebenaran seutuhnya secara pribadi kepada sang putra, Ressa.

Suasana wawancara seketika berubah haru saat Irfan Hakim menyinggung momen ketika Denada mengandung Resa. Saat itu, Denada diketahui tengah berada di puncak popularitas masa remajanya. Tangis Denada pun pecah.

Dengan suara bergetar, Denada mengakui bahwa hal tersebut adalah sebuah kekhilafan di masa lalunya yang sempat membuat dunianya runtuh.

"Yang aku lakukan... iya, itu kesalahan. Merasa hancur semua," ucapnya sambil menangis tersedu-sedu.

Kehilangan sosok ibu nyatanya masih menyisakan ruang kosong dan kerapuhan bagi Denada. Ia menyiratkan bahwa ketiadaan ibundanya saat ini membuat dirinya harus berjuang sendirian menghadapi masa lalunya.

"Kalau Mama masih ada, mungkin... mungkin ini nggak kejadian, A'," tuturnya.