Bagikan:

JAKARTA - Dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam semakin populer sebagai destinasi wisata bagi masyarakat urban, termasuk dari Indonesia. Selain biaya perjalanan yang relatif terjangkau, negara ini menawarkan kombinasi menarik antara wisata budaya, hingga lanskap alam seperti pantai dan pegunungan.

Kota-kota seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City juga dinilai memiliki karakter yang dinamis, sehingga cocok bagi wisatawan yang mencari pengalaman liburan singkat namun berkesan.

Seiring meningkatnya minat tersebut, mobilitas wisatawan ke Vietnam pun ikut mengalami kenaikan, apalagi saat periode libur panjang. Hal ini pun mendorong maskapai untuk menyesuaikan kapasitas penerbangan guna mengakomodasi lonjakan permintaan perjalanan.

Seperti halnya yang dilakukan Vietjet. Baru-baru ini, mereka menambah jumlah penerbangan selama periode 25 April hingga 5 Mei 2026. Dalam periode tersebut, mereka mengoperasikan ribuan penerbangan di jaringan domestik Vietnam, dengan peningkatan frekuensi pada sejumlah rute yang menghubungkan destinasi populer seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, Da Nang, hingga Phu Quoc.

Ada pun beberapa detailnya seperti mengoperasikan hampir 3.800 penerbangan tambahan di seluruh jaringan domestik Vietnam, dengan tambahan sekitar 500 penerbangan atau meningkat 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dalam periode puncak ini, maskapai Vietjet menyediakan hingga 832.000 kursi, meningkat sebanyak 130.000 kursi atau tumbuh 18% secara tahunan.

Penambahan kapasitas berkaitan dengan momen libur besar di Vietnam, seperti peringatan Raja Hung, Hari Reunifikasi, serta Hari Buruh Internasional, yang dikenal sebagai salah satu periode tersibuk setelah Tahun Baru Imlek.

Pihak Vietjet menyebut bahwa peningkatan frekuensi penerbangan dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan perjalanan yang meningkat selama musim liburan.

"Kami menyesuaikan kapasitas penerbangan untuk memenuhi tingginya permintaan perjalanan selama periode libur panjang, sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi penumpang,” demikian tertulis dalam keterangan resmi maskapai yang diterima VOI, Kamis, 9 April.

Selain itu, konektivitas antara Indonesia dan Vietnam juga terus diperkuat melalui sejumlah rute langsung, seperti Jakarta dan Bali menuju Hanoi maupun Ho Chi Minh City.

Bahkan, rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan Da Nang dijadwalkan mulai beroperasi dalam waktu dekat dengan frekuensi reguler setiap pekan. Tak ketinggalan, ada pula berbagai penawaran menarik bagi pelancong Indonesia yang ingin merasakan liburan seru di Vietnam.

"Untuk merayakan musim liburan mendatang, Vietjet menghadirkan promo terbatas mulai sekarang hingga pukul 23.00 pada 10 April 2026 (GMT+7), dengan potongan harga hingga 20% menggunakan kode promo SALE20 untuk tiket Deluxe, SkyBoss, dan Business (tidak termasuk pajak dan biaya tambahan)," terang maskapai tersebut.

Promo tersebut berlaku untuk periode perjalanan hingga 31 Agustus 2026 di seluruh jaringan penerbangan Vietjet, memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk merencanakan liburan maupun perjalanan musim panas lebih awal. Pemesanan dapat dilakukan melalui situs resminya.

Semakin terbukanya akses perjalanan dan bertambahnya pilihan rute, wisata ke Vietnam kini menjadi semakin mudah dijangkau. Bagi wisatawan, kondisi ini memberikan fleksibilitas dalam merencanakan perjalanan, baik untuk liburan singkat maupun eksplorasi yang lebih panjang di berbagai destinasi di kawasan Asia Tenggara.