Bagikan:

YOGYAKARTA - Bayi yang sering menggosok mata kadang membuat Anda bertanya-tanya apakah itu hal normal atau tanda ketidaknyamanan. Kebiasaan ini memang umum terjadi, terutama pada fase mereka mulai mengenali tubuh dan lingkungannya. Namun, memahami penyebab pastinya akan membantu Anda menentukan apakah perlu tindakan khusus atau cukup dipantau saja. Simak ulasan tentang berbagai penyebab kebiasaan bayi menggosok mata berikut ini.

1. Bayi sedang mengeksplorasi tubuhnya

Bayi sering menyentuh dan menggosok mata karena sedang belajar memahami bagian tubuh mereka. Dilansir Momjunction, Minggu, 14 Desember, pada bayi usia tertentu, mulai menemukan koordinasi tangan dan penasaran dengan sensasi baru. Aktivitas ini biasanya tidak berbahaya dan menjadi bagian perkembangan alami. Namun bila dilakukan terlalu sering, Anda perlu memperhatikan apakah ada hal lain yang memicu ketidaknyamanan. Untuk membantu, Anda dapat mengalihkan perhatian bayi dengan mainan atau aktivitas yang lebih menarik.

2. Tanda bayi mulai mengantuk

Menggosok mata adalah salah satu sinyal paling umum bahwa bayi sedang mengantuk. Tubuh yang lelah membuat matanya terasa berat dan tidak nyaman. Bila Anda melihat bayi mulai menggosok mata sambil merengek atau menguap, itu berarti sudah waktunya beristirahat. Mengatur jadwal tidur yang teratur bisa mencegah bayi menjadi terlalu lelah. Saat jadwal tidur konsisten, bayi cenderung lebih tenang dan tidak sering menggosok mata.

penyebab bayi menggosok mata
Ilustrasi penyebab bayi menggosok mata (Freepik)

3. Mata terasa kering atau ada sensasi tidak nyaman

Lingkungan yang kering atau paparan angin dapat membuat mata bayi terasa kurang nyaman. Pada kondisi tertentu, mata mereka bisa terasa kering sehingga memicu refleks untuk menggosok. Bila bayi berada di ruangan ber-AC terlalu lama, kondisi ini juga bisa muncul. Membersihkan area mata dengan lembut dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman. Jika iritasi terjadi berkepanjangan, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan lain.

4. Masuknya debu atau benda asing kecil

Benda asing seperti debu, rambut halus, atau partikel kecil lainnya bisa membuat mata bayi terasa terganggu. Saat itu terjadi, bayi biasanya akan langsung menggosok mata lebih kuat. Anda bisa memeriksa area mata secara perlahan dan membersihkannya dengan air bersih bila memungkinkan. Pastikan tangan Anda bersih saat membantu membersihkan mata bayi. Bila rasa tidak nyaman tidak mereda, dokter perlu memeriksanya untuk memastikan mata tetap aman.

5. Tanda alergi atau infeksi ringan

Alergi dapat membuat mata bayi terasa gatal, merah, atau berair sehingga mereka cenderung menggosoknya. Infeksi ringan seperti konjungtivitis juga bisa menjadi penyebabnya. Bila Anda melihat adanya kotoran lengket, mata tampak bengkak, atau bayi rewel saat disentuh di area mata, sebaiknya waspadai kemungkinan infeksi. Menghindari pemicu alergi bisa membantu mengurangi frekuensi menggosok mata. Jika gejalanya terus terjadi, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.

Bayi menggosok mata sebenarnya adalah kebiasaan yang cukup umum dan sering kali berkaitan dengan rasa lelah atau proses eksplorasi tubuh. Namun, bila kebiasaan ini disertai kemerahan, mata berair berlebihan, atau tampak sangat mengganggu, Anda perlu mempertimbangkan kemungkinan iritasi hingga alergi. Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa memberikan respons yang lebih tepat dan menjaga kenyamanan mata bayi setiap hari.