JAKARTA - Di Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, salah satu kue yang sering hadir saat Idulfitri dan Iduladha adalah kue rintak. Bentuknya kecil, biasanya menyerupai bunga. Warnanya tidak mencolok. Rasanya juga tidak berlebihan. Tapi justru karena itu, kue ini mudah dikenali dan sulit digantikan. Saat rumah ramai oleh tamu, rintak hampir selalu ikut disajikan di meja.
Kue ini sudah lama dikenal sebagai kue tradisional masyarakat Bangka Belitung. Bukan hanya muncul saat hari raya, rintak juga kerap dijumpai di warung kopi. Artinya, ia tidak hidup semata-mata sebagai kue musiman. Ia sudah menjadi bagian dari kebiasaan makan masyarakat setempat.
Bahan dasarnya sederhana. Dari sejumlah sumber, inti kue ini bertumpu pada tepung sagu atau tepung tapioka, santan, dan gula. Dalam beberapa resep, adonan juga ditambah telur, gula merah, daun jeruk, atau wijen. Tidak rumit, tetapi tetap menuntut ketelitian.
BACA JUGA:
Cara membuatnya juga punya tahap yang khas. Tepung biasanya disangrai lebih dulu sampai terasa ringan. Santan lalu dimasak bersama gula dan bahan tambahan seperti daun jeruk untuk memberi aroma. Setelah itu, campuran santan dimasukkan ke tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai adonannya pas untuk dibentuk. Sesudah itu, adonan dicetak, umumnya berbentuk bunga berkelopak lima, lalu dipanggang sampai matang. Waktu memanggangnya sekitar 25 sampai 30 menit.
Yang membuat rintak bertahan bukan cuma bentuk atau tradisinya, tetapi juga rasanya. Kue ini bermain di dua sisi yang mengena di lidah orang Indonesia yaitu manis dan gurih. Saat digigit, bagian luarnya terasa renyah, lalu perlahan lumer lebih lembut di mulut. Karena rasanya tidak terlalu berat, rintak cocok disajikan berulang kali untuk tamu yang datang silih berganti.
Di situ letak kekuatan kue rintak. Ia tidak mewah, tetapi selalu pas. Bahannya sederhana, cara membuatnya tidak sebentar, dan hasil akhirnya terasa akrab. Di banyak rumah di Bangka, kue ini tetap bertahan karena satu alasan yang mudah dimengerti. Enak, ringan, dan cocok untuk hari raya atau juga teman minum kopi.