JAKARTA - Ramadan selalu identik dengan pencarian menu takjil yang menyegarkan. Tahun ini, tren dessert dingin tampaknya masih menjadi primadona untuk membasuh dahaga setelah seharian berpuasa. Memahami kebutuhan konsumen akan variasi rasa yang lebih eksploratif, brand es krim Joyday merilis rangkaian koleksi terbarunya yang dirancang khusus untuk menemani momen kebersamaan keluarga di bulan suci.
Dari Matcha hingga Black Forest: Pilihan Rasa Premium yang Eksploratif
Bagi para pencinta kuliner yang gemar mengeksplorasi rasa, pilihan dessert saat ini semakin beragam. Tidak lagi sekadar rasa vanila atau cokelat standar, kini muncul varian yang lebih kompleks seperti Premice Matcha dan Dolce Crème Black Forest.
Kehadiran tekstur yang variatif—mulai dari cone yang renyah seperti pada varian Twist Cone Forest Berry hingga kemudahan menyantap Sandwich Matcha—memberikan opsi bagi mereka yang menginginkan pengalaman makan es krim yang lebih "berkelas" namun tetap praktis. Pilihan ini sangat cocok dijadikan topping tambahan untuk kreasi menu buka puasa di rumah atau dinikmati langsung sebagai pencuci mulut yang instan.
Menghidupkan Suasana Ramadan di Berbagai Penjuru
Tak hanya fokus pada inovasi rasa, suasana Ramadan tahun ini juga terasa lebih semarak dengan berbagai aktivasi di ruang publik. Joyday, di bawah naungan PT Yili Indonesia Dairy, turut membawa keceriaan ini ke lingkungan sekolah dan komunitas melalui distribusi lebih dari 5.000 es krim di berbagai wilayah, mulai dari Jakarta hingga Kalimantan.
Langkah ini sejalan dengan misi untuk menjadikan momen berbuka puasa sebagai ajang berbagi kebahagiaan. Melalui kolaborasi dengan lembaga seperti BAZNAS, semangat berbagi ini juga menyentuh panti asuhan, memastikan bahwa akses terhadap dessert berkualitas bisa dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat.
BACA JUGA:
Praktis dan Mudah Dijangkau
Kunci dari tren lifestyle saat ini adalah aksesibilitas. Dengan ketersediaan produk di minimarket hingga pasar tradisional, mencari mood booster dingin untuk stok di kulkas rumah menjadi jauh lebih mudah.
Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tapi juga tentang bagaimana kita merayakan kemenangan kecil setiap harinya dengan sesuatu yang manis dan menyegarkan.