JAKARTA - Emir Mahira kembali menantang kemampuan aktingnya dengan memerankan sosok Furqon, seorang ustaz muda dalam proyek film Kupilih Jalur Langit.
Beradu peran dengan Zee Asadel, Emir mengaku karakter ini sangat bertolak belakang dengan kepribadian aslinya yang eksploratif dan berisik.
"Kalau saya memerankan Furqon. Furqon ini adalah seorang ustaz muda yang kelihatannya suami idaman banget ya, baik sama orang tua, tapi ternyata di balik itu dia punya masa lalu yang cukup besar," ujar Emir Mahira saat ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 11 Maret 2026.
Untuk mendalami peran tersebut, Emir tidak main-main dalam melakukan riset. Ia bahkan didampingi langsung oleh seorang ustaz untuk mempelajari gerak-gerik hingga cara berbicara seorang pemuka agama yang besar di lingkungan pesantren.
"Aku dipertemukan langsung dengan seorang ustaz bernama Ustaz Urwat. Kita workshop beberapa kali, belajar lafalan surat-surat, dan belajar gerak-gerik ustaz yang tumbuh di pesantren itu seperti apa. Pandangan matanya ke mana, jalannya bagaimana," jelas Emir.
Salah satu tantangan terberat bagi Emir adalah kebiasaan karakter Furqon yang harus menjaga pandangan (ghadhul bashar). Hal ini sempat terbawa ke kehidupan sehari-harinya bahkan setelah proses syuting selesai.
"Itu yang tersulit. Karena ustaz ini punya kecenderungan untuk sulit menatap mata perempuan (menundukkan pandangan). Mencontoh Nabi di mana geraknya agak turun tapi dengan tujuan jalan yang jelas. Itu tantangan buat aku," tambahnya lagi.
BACA JUGA:
Di sisi lain, Zee Asadel berperan sebagai Amira, seorang gadis lugu yang sangat antusias menyambut pernikahan. Dalam film ini, Zee tampil berbeda dengan mengenakan hijab dan riasan wajah yang sangat minimalis.
"Karakter Amira itu lebih ke kayak anak muda yang baru menikah, dia excited banget soal pernikahannya. Mungkin karena melihat orang tuanya yang begitu dekat dan hangat, jadi Amira ingin punya pernikahan seperti orang tuanya," ungkap Zee Asadel.
Zee menjelaskan bahwa meski Amira dikisahkan besar di pesantren, ia tidak kesulitan beradaptasi karena memiliki latar belakang pendidikan di sekolah Islam.
"Kalau aku pakai hijab aja, dan makeup-nya lebih natural karena Amira kan anak rumahan," katanya.
Menariknya, saat berada di lokasi syuting, Emir memiliki ritual khusus agar tetap konsisten berada di dalam karakter ustaz. Ia memanfaatkan doa sebagai pembuka sebelum kamera mulai merekam aksinya.
"Kalau aku sebagai Furqon, sebelum mulai take aku biasanya baca Ta'awudz dan Basmalah untuk masuk ke karakter ustaznya. Tapi kalau lagi break, aku milih lepas karakter biar seimbang," pungkas Emir Mahira.
MD Pictures dan Manara Studio kembali meramaikan industri perfilman tanah air dengan merilis Official Poster film drama religi terbarunya, "Kupilih Jalur Langit".
Diadaptasi dari kisah nyata viral karya Elizasifaa (kreator Ipar Adalah Maut), film ini menyoroti potret rapuhnya pernikahan muda yang dibangun di atas fondasi masa lalu yang belum usai.
Manoj Punjabi, CEO & Founder MD Pictures, menyebut kisah ini sebagai refleksi bagi generasi muda.
"Saat pertama kali mendengar kisah nyata dari Elizasifaa ini, saya langsung berpikir bahwa ini adalah kisah yang harus didengar oleh banyak orang di Indonesia," ungkapnya.
"Terutama bagi mereka muda-mudi yang ingin melangkah ke jenjang pernikahan; film ini memberikan perspektif mendalam tentang komitmen dan kejujuran," pungkasnya.
Film garapan sutradara Archie Hekagery ini dijadwalkan akan mengetuk hati penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 23 April 2026.