JAKARTA - Aktor Bara Valentino jadi pusat perhatian setelah trailer serial “Jangan Panggil Aku Gus” resmi dilepas ke publik.
Dalam proyek terbarunya, Bara didapuk memerankan karakter utama yang sangat kompleks, yakni seorang "Gus" atau putra kiai yang justru terjebak dalam pusaran gaya hidup kontroversial dan konflik moral yang tajam.
Di bawah arahan sutradara asal Malaysia, Erma Fatima, Bara Valentino menunjukkan transformasi akting yang cukup berani dengan memerankan sosok pemuda yang tumbuh di lingkungan pesantren, namun perilakunya jauh dari nilai-nilai keteladanan.
Trailer berdurasi singkat tersebut memperlihatkan bagaimana karakter yang dimainkan Bara terjebak dalam kemewahan, metode dakwah yang penuh sensasi, hingga berbagai tindakan yang dianggap menyimpang oleh norma masyarakat dan agama.
Erma Fatima yang dikenal kerap menyentuh isu-isu sensitif, tampaknya ingin menggugat fenomena penyalahgunaan gelar agama yang marak terjadi.
Tidak tanggung-tanggung, serial ini juga diperkuat oleh deretan aktor papan atas lintas negara seperti Lukman Sardi, Anna Jobling, Bima Samudra, Elina Joerg, hingga aktris senior Malaysia seperti Vanidah Imran dan Umie Aida.
BACA JUGA:
Kehadiran Lukman Sardi sebagai sosok ayah menambah kedalaman emosional cerita, menggambarkan bagaimana seorang tokoh agama harus menanggung kekecewaan mendalam atas perilaku darah dagingnya sendiri yang dianggap telah mencoreng nama baik keluarga besar dan institusi agama.
Menariknya, narasi dalam "Jangan Panggil Aku Gus" diklaim berangkat dari refleksi kisah nyata yang berkembang di tengah masyarakat.
Cerita ini bukan sekadar fiksi tentang cinta dan pengkhianatan, melainkan kritik sosial yang tajam mengenai batas antara kehormatan dan kemunafikan.
Publik akan diajak melihat bagaimana saat kebenaran mulai terkuak, gelar yang dijulang setinggi langit sekalipun tidak akan mampu melindungi seseorang dari konsekuensi perbuatannya.
Sebagai informasi, aerial yang membawa pesan moral mendalam mengenai integritas dan akhlak ini dijadwalkan akan tayang secara eksklusif di aplikasi KaryaReels mulai 5 Maret mendatang.