JAKARTA — Hilary Duff kembali membuka cerita lama yang dulu ramai di era Disney. Dalam podcast Call Her Daddy, seperti dilansir dari HuffPost, Jumat, 27 Februari, Duff mengaku pernah sengaja datang tanpa undangan ke pemutaran perdana film “Freaky Friday” (2003) yang dibintangi Lindsay Lohan. Pengakuan itu mengungkap kalau perseteruan mereka dulu bukan sekadar gosip.
Duff mengatakan ia tidak heran jika Lohan kemudian “membalas” dengan hadir di pemutaran perdana film Duff, “Cheaper by the Dozen”, pada tahun yang sama. “Saya yakin publisist saya bakal berkata, ‘Apa yang kamu lakukan?’ Tapi sekarang sudah bertahun-tahun berlalu,” ujar Duff.
Cerita itu, kata Duff, akhirnya selesai dengan cara yang lebih dewasa. Ia mengungkap dirinya dan Lohan pernah bertemu di sebuah klub dan memilih berdamai. “Lindsay menghampiri saya dan bilang, ‘Kita baik-baik saja, kan?’ Saya jawab, ‘Kita baik-baik saja.’ Dia bilang, ‘Ayo minum satu shot.’ Saya bilang, ‘Oke.’ Itu menyenangkan sekali,” tutur Duff.

Duff juga menyinggung Chad Michael Murray. Ia menduga aktor itu ikut “memanaskan” suasana saat mengundangnya ke pemutaran perdana Freaky Friday. Murray bermain bersama Lohan di film tersebut. Setahun kemudian, ia beradu peran dengan Duff dalam “A Cinderella Story.” “Saya tidak ingin memulai persoalan lagi. Tapi dia bilang, ‘Kamu sebaiknya ikut denganku,’” kata Duff.
Perseteruan yang dulu ramai disebut-sebut bermula sekitar 2002. Saat itu, Aaron Carter mengakhiri hubungan singkatnya dengan Duff dan kemudian berpacaran dengan Lohan. Carter pernah mengaku ia “bosan” lalu mulai mengenal Lohan. Meski Duff dan Carter sempat kembali bersama sebelum putus pada 2003, sindiran di media terlanjur bergulir. Pada 2004, Lohan bahkan tampil dalam sketsa “Saturday Night Live” yang menyinggung Duff. “Saya tidak merasa tersanjung,” kata Duff kepada Access Hollywood kala itu.
BACA JUGA:
Duff menyebut ia masih berhubungan baik dengan Carter menjelang kematiannya pada 2022 dan mengenangnya lewat unggahan di Instagram. Kini, di luar drama masa lalu, Duff merilis album “Luck… or Something”, album pertamanya setelah lebih dari satu decade, dan sejumlah jadwal tur dunianya dikabarkan sudah ludes terjual.