BOGOR – Royal Safari Garden menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda pada Ramadan tahun ini melalui program Iftar bertema Panda, dipadukan dengan nuansa perayaan Imlek. Konsep unik tersebut diperkenalkan dalam peluncuran promo bertajuk “Cerita Iftar Bernuansa Panda”.
Marketing Communication Manager Royal Safari Garden, Dian Sagita Adriyani, mengatakan tema panda dipilih karena terinspirasi kelahiran bayi panda bernama Satrio atau Baby Rio yang tengah viral di Taman Safari Indonesia.
“Kami mengangkat tema panda karena sekarang lagi viral kelahiran Baby Rio. Ini jadi momen spesial karena Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang berhasil melahirkan panda. Jadi kami ingin menghadirkan cerita Iftar bernuansa panda sekaligus mengenalkan pengalaman yang berbeda kepada tamu,” ujar Dian, Sabtu, 7 Febrruari.
Menurutnya, program ini bukan sekadar berbuka puasa, melainkan paket rekreasi keluarga. Pengunjung sudah bisa datang sejak pukul 15.00 WIB untuk menikmati berbagai aktivitas ngabuburit (Waktu menunggu magrib).
“Tamu yang sudah booking Iftar bisa masuk gratis ke area Royal Safari Garden. Mereka bisa memberi makan Watusi, naik wahana seperti karusel, mini train, sampai menikmati animal show,” jelasnya.
Menjelang waktu berbuka, pengunjung juga disuguhkan rangkaian atraksi seperti pertunjukan satwa, memberi makan Gajah, hingga kesempatan berfoto bersama Zebra. Setelah azan magrib, tamu dapat menikmati hidangan sepuasnya di restoran dengan iringan live music setiap hari.
“Hanya dengan Rp100 ribu, pengunjung sudah bisa makan sepuasnya dari magrib sampai 20.30, plus berbagai aktivitas. Kami ingin memberikan pengalaman yang berbeda," kata Dian.
Harga normal selama Ramadan dipatok Rp125 ribu untuk hari kerja dan Rp150 ribu saat akhir pekan, sementara promo early bird berlaku untuk pemesanan minimal lima orang.
Tak hanya Ramadan, Royal Safari Garden juga menghadirkan kemeriahan perayaan Imlek karena waktunya berdekatan. Dekorasi bernuansa merah dan ornamen khas Tiongkok menghiasi area hotel dan restoran.
“Karena Imlek dan Ramadan waktunya sangat berdekatan, kami merayakan keduanya. Akan ada parade barongsai siang dan malam, Chinese dance, serta fire dance," ujarnya.
BACA JUGA:
Dekorasi Imlek akan berlangsung hingga Cap Go Meh awal Maret, sebelum kemudian diganti dengan nuansa Ramadan sepenuhnya.
“Kami ingin semua tamu, baik yang merayakan Imlek maupun Ramadan, bisa merasakan suasana hangat dan meriah di sini,” tutup Dian.