JAKARTA - Aktris Kristen Stewart mengungkap keinginannya untuk pindah dari Amerika Serikat. Ia mengaku tantangan untuk berkarier di dunia hiburan semakin sulit terutama di era kepimpinan Presiden Donald Trump.
“Sangat sulit melakukannya di Amerika Serikat. Realitanya sangat rusak di bawah Trump,” kata Kristen Stewart melansir The Times.
Donald Trump sempat berencana untuk membuat denda untuk pembuat film yang syuting di luar Amerika Serikat. Meski aturan ini belum resmi ditetapkan, namun aktris 35 tahun itu merasa sangat khawatir.
“Meski belum diresmikan, tapi tetap menakutkan. Kita harus merobek ‘halaman’ dari buku dan membuat realita yang kita ingin buat,” katanya.
Trump mengumumkan tarif pembuatan film di luar Amerika Serikat pada Mei 2025. Saat itu, ia menganggap proses produksi di luar AS sangat mengancam industri film di Amerika Serikat.
“Industri film di Amerika sangat mengancam. Negara lain menawarkan insentif untuk membuat pembuat film dan rumah produksi syuting di luar Amerika,” kata Donald Trump.
BACA JUGA:
“Saya akan menetapkan tarif untuk film dari luar negeri. Jika mereka dibuat di Kanada, jika mereka dibuat di tempat lain, karena Los Angeles kehilangan industri film,” katanya.
Ketika ditanya apakah ia berencana menetap di Amerika Serikat, Kristen Stewart menyatakan, “Tentu tidak.”
“Saya bisa kerja dengan bebas di sana, tapi saya tidak ingin menyerah sepenuhnya. Saya ingin membuat film di Eropa dan menusuknya ke tenggorokan orang Amerika,” katanya yang kini tinggal di Los Angeles dan New York.
Kristen Stewart bukan satu-satunya artis yang menyatakan kepindahan dari Amerika Serikat di masa Trump. Sebelumnya Ellen DeGeneres membenarkan dirinya sudah pindah ke Inggris sehari sebelum Pemilihan Umum di AS berlangsung.