Bagikan:

YOGYAKARTA - Memahami cara kerja mikroskop tidak hanya penting bagi pelajar dan mahasiswa, tetapi juga bagi siapa saja yang tertarik pada dunia sains. Mikroskop bisa dibilang salah satu penemuan penting sains modern. Alat ini memungkinkan kita melilhat dunia mikroskopis yang tidak dapat dijangkau oleh mata telanjang.

Mikroskop pertama kali ditemukan pada akhir abad ke-16. Meskipun teknologi telah berkembang pesat dengan bantuan komputer dan sistem digital, prinsip dasar cara kerja mikroskop masih tetap sama. Penasaran bagaimana cara kerja mikroskop? Dilansir dari New York Microscope Company, berikut pembahasannya.

Apa Itu Mikroskop?

Secara sederhana, mikroskop adalah alat optik yang digunakan untuk melihat objek yang ukurannya terlalu kecil untuk diamati dengan mata telanjang. Banyak proses penting di sekitar kita dan di dalam tubuh kita sendiri yang tidak bisa dilihat secara langsung tanpa bantuan alat ini. Contohnya, sel darah yang mengalir membawa oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

Karena itulah kita butuh mikroskop. Dengan bantuan mikroskop, objek-objek mikroskopis dapat diperbesar sehingga detailnya terlihat jelas. Hal ini memungkinkan para ilmuwan mempelajari lebih jauh struktur dan fungsi objek-objek kecil. Itulah kenapa mikroskop menjadi alat utama dalam sains.

Hadirnya mikroskop telah memungkinkan para ilmuwan memahami cara kerja makhluk hidup pada tingkat paling dasar, dari penelitian sel hingga analisis material. Mikroskop telah membuka wawasan baru yang sebelumnya tak terungkap. Tidak heran jika alat ini terus dikembangkan.

Cara Kerja Mikroskop

Mikroskop pertama tidak terlalu efektif, tetapi merupakan ilustrasi yang baik untuk memahami cara kerja mikroskop. Mikroskop ini dibuat oleh para ahli optik yang terbiasa mengasah kaca menjadi lensa untuk orang-orang yang membutuhkan kacamata.

Para pembuat kacamata ini menyadari bahwa jika mereka menempatkan satu lensa di bagian bawah tabung dan satu lagi di bagian atas, mereka dapat melihat benda-benda kecil dengan lebih jelas. Mikroskop ini adalah contoh pertama dari mikroskop majemuk (mikroskop yang menggunakan lebih dari satu lensa untuk melihat objek). Mikroskop yang lebih sederhana lagi adalah lensa cembung tunggal yang kita sebut kaca pembesar.

Pada mikroskop majemuk sederhana, lensa di bagian bawah tabung yang paling dekat dengan objek adalah lensa objektif. Lensa ini mengambil sinar cahaya yang memantul dari objek dan menyebarkannya melalui lensa cembung sehingga tampak lebih besar. Ketika tampak lebih besar, kita dapat melihatnya dengan lebih detail dibandingkan tanpa bantuan lensa.

Di bagian atas mikroskop majemuk terdapat lensa lain yang disebut lensa okuler. Lensa ini juga memperbesar gambar yang berasal dari lensa objektif untuk memberikan pandangan yang lebih detail dan jelas tentang objek tersebut.

Meskipun dua lensa diperlukan agar mikroskop majemuk dasar dapat berfungsi, sumber cahaya juga merupakan faktor kunci. Banyak mikroskop saat ini memiliki sumber cahaya sendiri, tetapi cermin di belakang dan di bawah lensa objektif merupakan sumber cahaya yang dapat diatur sudutnya untuk mengenai objek dengan tepat.

7 Langkah Cara Kerja Mikroskop

Untuk lebih memahami cara kerja mikroskop, mari kita lihat langkah demi langkah penggunaan mikroskop majemuk sederhana dengan dua lensa.

  • Spesimen ditempatkan pada slide kaca, biasanya dengan selembar kaca lain di atasnya untuk mencegahnya bergerak.
  • Slide spesimen digeser ke atas baki, yang biasanya memiliki klip logam untuk menahannya tetap di tempatnya.
  • Di bawah baki terdapat cermin, dan cahaya dari ruangan mengenai cermin dan memantul ke atas melalui lubang di baki, yang sekarang menampung spesimen Anda. Cahaya bergerak melalui spesimen dan melalui lensa objektif di dasar bagian tabung mikroskop.
  • Setelah melewati lensa objektif, gambar telah mengalami pembesaran pertama. Perlu dicatat bahwa mungkin ada beberapa lensa yang bekerja bersama untuk membentuk lensa objektif. Tidak selalu hanya satu lensa.
  • Melewati lensa objektif, cahaya kemudian bergerak ke lensa okuler, yang berfungsi seperti kaca pembesar untuk lebih memperbesar ukuran spesimen yang terlihat.
  • Terakhir, Anda melihat hasil pembesaran melalui lensa okuler.
  • Di semua jenis mikroskop, ada roda yang membantu Anda menyesuaikan posisi lensa untuk mempertajam pandangan dan menyempurnakan fokus.

Terlihat bahwa setiap komponen memiliki peran penting dalam menghasilkan pembesaran yang jelas dan detail. Dengan memahami langkah-langkah cara kerja mikroskop di tersebut, Anda dapat mengoptimalkan hasil pengamatan.

Selain pembahasan di atas, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI.ID. Agar tidak ketinggalan kabar terupdate follow dan pantau terus akun sosial media kami!