Bagikan:

YOGYAKARTA – Dalam ilmu sosiologi, perubahan sosial adalah sesuatu yang tidak bisa dihindari. Dalam perubahan tersebut salah satu jenisnya adalah yang direncanakan. Perubahan yang direncanakan sendiri memiliki unsur kesengajaan untuk tujuan tertentu. Artikel ini akan menjelaskan apa saja contoh perubahan yang direncanakan dalam tatanan kehidupan sosial.

Contoh Perubahan yang Direncanakan

Dalam buku berjudul Teori Perubahan Sosial yang ditulis oleh W Ruswanto dijelaskan bahwa perubahan sosial adalah variasi atau modifikasi yang terjadi pada hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial. Perubahan tersebut bisa terjadi pada setiap aspek seperti proses, pola, dan bentuk sosial secara umum.

Perubahan sosial sendiri dianggap sebagai fenomena yang kompleks karena mampu menembus tingkat kehidupan. Artinya seluruh aspek kehidupan manusia pada dasarnya memang selalu berubah-ubah dari waktu ke waktu. Perubahan sendiri bisa terjadi pada tingkat individu, organisasi, komunitas, atau pada tingkat masyarakat.

Secara umum perubahan sosial bisa dikategorikan menjadi dua yaitu yang direncanakan dan tidak direncanakan. Meski berbeda, kedua jenis perubahan tersebut berhubungan erat dengan tingkat keaktifan manusia sebagai agen atau pelaku perubahan.

Pada perubahan yang direncanakan sendiri selalu membutuhkan pelaku atau agen yang memenuhi kualifikasi tertentu baik pada perencanaan, pelaksanaan, hingga kemampuan menyusun langkah antisipasi.

Berbeda, pada perubahan yang tidak direncanakan justru dikaitkan dengan kehendak alam dan biasanya terjadi sangat lambat.

Perubahan yang direncanakan biasanya berkaitan dengan kebijakan pemerintah. Di Indonesia ada banyak contoh perubahan sosial yang direncanakan yakni sebagai berikut.

  • Program Keluarga Berencana (KB)

Program Keluarga Berencana (KB) dapat dikatakan sebagai perubahan sosial yang direncanakan. Perubahan ini berkaitan dengan upaya pemerintah untuk mengendalikan jumlah pertumbuhan penduduk serta memaksimalkan kualitas hidup keluarga khususnya anak yang lahir.

Program KB akan berdampak pada struktur sosial yang nantinya memicu efek domino lainnya. Misal efek yang terasa adalah kesejahteraan meningkat, mengurangi kemiskinan, dan masih banyak lagi.

  • Pembangunan Infrastruktur

Pembangunan infrakstuktur bisa berkaitan dengan perubahan sosial yang direncanakan. Pembangunan ini mencakup pembuatan jalan tol, jembatan, atau fasilitas publik lainnya. Saat pemerintah mencanangkan program infrastruktur, tatanan sosial bisa sangat berubah misalnya cara masyarakat desa berinteraksi dengan masyarakat desa bisa lebih cepat dan mudah.

  • Penerapan Teknologi dan Digitalisasi

Pemerintah memang terus mendorong agar masyarakat memanfaatkan teknologi dan digitalisasi dalam segala aspek seperti pendidikan, kesehatan, hingga sektor ekonomi. Digitalisasi ini bertujuan untuk menciptakan perubahan sosial yang diharapkan bisa berujung pada pengurangan kesenjangan ekonomi atau pendidikan.

  • Pembatasan Penggunaan Plastik

Program pengurangan penggunaan plastik sekali pakai adalah salah satu perubahan sosial yang direncanakan. Perubahan ini kecil namun dampaknya sangat besar, misalnya mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kantong plastik.

Itulah beberapa contoh perubahan yang direncanakan. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+