Bagikan:

YOGYAKARTA – Kajian teori adalah salah satu bagian penting dalam penelitian. Bagian ini menjelaskan masalah yang menjadi pokok bahasan dalam penelitian tersebut. Informasi yang diperoleh dari kajian teori juga membantu mempersempit ruang lingkup atau jenis penelitian.

Kajian teori tidak sama dengan kajian pustaka, sebab unsur ini memberikan landasan teoritis yang ditempatkan pada bab 2 dalam laporan penelitian. Sementara kajian pustaka merupakan kajian dari penelitian sebelumnya.

Lantas, apa yang dimaksud dengan kajian teori? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut pengertian, manfaat, dan cara membuat kajian teori dalam penelitian.

Kajian Teori Adalah

Dalam buku bertajuk Metodologi Penelitian dalam Pendidikan karya Gamar Al Haddar dkk, kajian teori, juga dikenal sebagai landasan teori adalah kumpulan definisi, konsep, dan perspektif yang terstruktur mengenai suatu objek.

Kajian teori juga merupakan salah satu kegiatan penelitian. Bentuk-bentuk kegiatannya seperti mencari teori penelitian, mengidentifikasi literatur, menganalisis dokumen, serta menerapkan hasil analisis tersebut sebagai landasan teori untuk penyelesaian masalah dalam penelitian yang dilakukan.

Definisi lainnya, kajian teori merupakan hasil dari menelaah berbagai penelitian yang relevan dengan penelitian yang dilakukan oleh peneliti.

Kajian teori bisa menunjukkan keaslian atau orisinalitas dari penelitian yang dilakukan.

Manfaat Kajian Teori

Berikut beberapa manfaat kajian teori dalam sebuah penelitian:

  • Membantu peneliti dalam menentukan metode penelitian.
  • Memudahkan peneliti dalam mendapatkan solusi dari topik permasalahan penelitian.
  • Memudahkan peneliti dalam melakukn proses penelitian.
  • Memudahkan peneliti dalam menentukan kriteria penelitian.
  • Memudahkan peneliti dalam memverifikasi temuan atau hasil penelitian.

Cara Membuat Kajian Teori

Berikut panduan atau cara membuat kajian teori untuk proposal atau laporan penelitian:

  • Sebelum membuat kajian teori, tentukan variabel yang akan diteliti, baik jumlah maupun nama variabelnya.
  • Mencari sumber bacaan atau referensi dengan variabel yang akan diteliti. referensi tersebut bisa dari buku, kamus, ensiklopedia, jurnal-jurnal ilmuah, dan laporan penelitian seperti skripsi, tesis, atau disertasi.
  • Setelah menemukan referensi, cek daftar isinya, lalu pilih topik yang relevan dengan variabel yang akan diteliti.
  • Ketika membuat laporan penelitian, perhatikan judul, latar belakang masalah, teori yang digunakan, tempat penelitian, sampel, sumber data, teknik pengumpulan data, analisis, Kesimpulan, dan saran yang diberikan.
  • Cari definisi untuk setiap variabel yang akan diteliti dalm sumber-sumber bacaan yang ditemukan. Bandingkan definisi dari berbagai sumber, dan pilih definisi yang paling sesuai dengan penelitian yang dilakukan.
  • Baca dengan cermat isi buku yang relevan dengan variabel yang akan diteliti. Selanjutnya, lakukan analisis dan refleksi terhadap isi bacaan tersebut. buat rumusan dengan menggunakan bahasa sendiri, tentang isi dari setiap sumber bacaan atau referensi yang sudah dibaca.
  • Deskripsikan teori-teori yang sudah dibaca dari berbagai sumber bacaan ke dalam tulusan. Jangan lupa cantumkan sumber referensi yang dikutip atau digunakan sebagai landasan teori.

Demikian informasi tentang kajian teori. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa kajian teori adalah serangkaian konsep, definisi, dan perspektif yang terstruktur mengenai suatu objek yang menjadi dasar bagi sebuah penelitian. Semoga ulasan di atas bisa menambah wawasan para pembaca setia VOI.ID.

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+