JAKARTA - Ernest Prakasa kembali ke bangku sutradara melalui film Lupa Daratan. Bekerja sama dengan Netflix, film ini menjadi proyek pertamanya bersama platform global tersebut dengan Imajinari.
Film Lupa Daratan menceritakan seorang aktor tinggi hati yang suatu hari terbangun dengan kemampuan aktingnya yang menghilang. Sang aktor harus mengembalikan kemampuannya sebelum mengerjakan proyek film besarnya.
“Pertama bagi semuanya: beban pastinya hiasanya produce buat teman-teman tapi sekarang ngerjain sendiri. Terlahir 2022 di Cek Toko Sebelah 2. Ada rasa yang beda menghasilkan sebagai produser dan sutradara. Kalau sutradara ada kekosongan di hati yang keisi, kalo produser dompet yang keisi,” kata sutradara Ernest Prakasa dalam sesi bincang pada Rabu, 10 Desember.
“Yang paling menggambarkan cerita tentang seorang yang lupa daratan tapi aku rasa ini judul yang paling pas menggambarkan ini,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Ernest menjelaskan premis lupa akting merupakan sebuah premis yang menarik dalam cerita film yang belum banyak dibahas di perfilman Indonesia.
BACA JUGA:
“Premisnya lahir dulu di lupa akting, alasannya datang belakang. Ide jail apa yang terjadi jika aktor sedang mempersiapkan proyek tapi lupa akting,” kata Ernest lagi.
Vino G. Bastian sebagai pemeran utama menjelaskan, “Ini yang terjadi sama kita semua di dunia film berasa banget. Atas kariernya Vino Agustian di industri film, di film dia merasa terlalu bangga. Kalo sombong ya yimana sih jadi bangga.”
Selain Vino, film ini juga diperankan Agus Kuncoro, Dea Panendra, Emil Kusumo, dan lainnya.
Ada pun, film Lupa Daratan bisa disaksikan di Netflix mulai Kamis, 11 Desember.