JAKARTA - Klaim Meghan Markle telah menghubungi ayahnya, Thomas Markle setelah amputasi kaki darurat menuai tanda tanya. Meski pihak Meghan menyebut Duchess of Sussex sudah berupaya menjalin komunikasi, sang ayah justru mengaku belum menerima kabar apa pun dari putrinya.
Meghan Markle mengirimkan email kepada Thomas Markle pada Jumat pagi waktu Pasifik setelah mengetahui ayahnya menjalani amputasi kaki. Upaya tersebut disebut sengaja tidak dipublikasikan ke publik demi menjaga privasi keluarga.
“Meghan langsung menghubungi ayahnya pada hari yang sama setelah mengetahui kondisi kesehatannya,” ujar juru bicara Meghan seraya menegaskan langkah tersebut dilakukan dengan itikad baik," dikutip dari laman People.
Namun pernyataan itu dibantah secara tidak langsung oleh Thomas Markle. Dalam wawancara dengan The Mail on Sunday, pria berusia 81 tahun itu mengaku bingung dengan klaim tersebut.
“Saya bingung dengan pernyataan itu karena saya tidak mendengar apa pun dari Meghan,” kata Thomas Markle.
Menurut People, email yang dikirimkan Meghan tidak mengalami kegagalan pengiriman. Meski begitu, komunikasi terkendala karena Thomas disebut tidak sedang memegang telepon genggamnya dan Meghan tidak memiliki nomor telepon aktif ayahnya.
BACA JUGA:
“Bahkan jika ia memiliki nomornya, menghubungi langsung tetap sulit karena Thomas tidak memegang ponselnya,” demikian keterangan sumber yang dekat dengan situasi tersebut.
Meghan juga dilaporkan telah menghubungi sejumlah rumah sakit secara pribadi untuk mencari keberadaan ayahnya, namun belum berhasil memastikan di mana ia dirawat. Jika lokasi rumah sakit diketahui, Meghan disebut siap mengirimkan pesan tertulis secara langsung.
Di sisi lain, seorang sumber rumah sakit yang diwawancarai The Mail on Sunday menyatakan tidak ada catatan panggilan dari pihak Meghan.
“Jika Meghan atau siapa pun yang terhubung dengannya menelepon ke sini, kami pasti mengetahuinya,” ujar sumber tersebut.
Terlepas dari polemik komunikasi ini, Thomas Markle menegaskan ia masih berharap bisa berdamai dengan putrinya.
“Saya selalu terbuka untuk berdamai dengan putri saya. Saya tidak pernah berhenti mencintainya,” ucap Thomas.
“Saya tidak ingin meninggal dalam keadaan terpisah dari Meghan. Saya ingin bertemu cucu-cucu saya," lanjutnya.
Thomas juga menambahkan bahwa ia tidak pernah mengganti nomor teleponnya selama bertahun-tahun terpisah dari Meghan.
“Saya selalu ingin Meg bisa menelepon saya kapan saja." katanya.
Hingga saat ini, baik Thomas Markle maupun putranya, Thomas Markle Jr., belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan komentar dari media.