JAKARTA - Sarwendah menyambut akhir tahun 2025 dengan sebuah refleksi mendalam tentang perjalanan hidupnya. Ia mengakui bahwa tahun ini penuh dengan dinamika yang menguji ketabahannya sebagai seorang ibu dan wanita.
Saat ditanya mengenai makna perjalanan tahun ini, Sarwendah memberikan jawaban yang sarat akan keikhlasan.
"Dah, diikhlaskan saja. Ditabahkan saja," ujarnya di kawasan Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baginya, semangat untuk terus melangkah adalah kunci utama. Ia selalu berdoa agar tahun yang akan datang membawa kebaikan dan membuang semua hal buruk yang telah terjadi.
Ia tidak menampik bahwa kehidupannya layaknya rollercoaster yang penuh dengan tanjakan dan turunan tajam.
"Ya namanya kehidupan ya, ya udah lah mau gimana lagi," katanya pasrah.
Di tengah badai kehidupan tersebut, Sarwendah menemukan sumber kekuatan terbesarnya. Anak-anak menjadi alasan utamanya untuk tetap berdiri kokoh.
BACA JUGA:
"Yang pasti kan sebagai seorang ibu harus kuat gitu. Karena kalau misalnya aku enggak kuat siapa yang jagain anak-anak," tegasnya.
Pikiran inilah yang selalu menjadi pengingat baginya untuk tidak menyerah. Ia sadar betul bahwa ia harus sehat dan terus bekerja keras demi kebahagiaan buah hatinya.
Sarwendah selalu berusaha untuk mendukung keinginan anak-anaknya selama hal tersebut positif. Inilah yang menjadi motivasi terbesarnya dalam menghadapi segala cobaan.
Menatap tahun baru, Sarwendah memiliki satu harapan sederhana namun sangat mendalam.
"Goals-nya? Aduh semoga semua masalah aku selesai ya," pungkasnya.