JAKARTA - Boris Bokir mengaku tidak tahu cerita film Agak Laen: Menyala Pantiku, meski sudah tanda tangan kontrak. Masih disutradarai Muhadkly Acho, film Agak Laen yang terbaru bukan sekuel dari film pertamanya.
“Setelah dimapping story-nya sudah pada habis masing masing (di film pertama). Boris pernah juga dia jadi daripada dikejar wartawan mending (ceritanya) dibikin film,” kata sutradara Muhadkly Acho dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Kamis, 20 November.
“Apa yang ditulis sutradara, aku jalankan tapi pas aku baca kok mirip? Ya sudah,” ujar Boris Bokir.
Dalam film Agak Laen: Menyala Pantiku, kuartet Boris, Bene, Oki, dan Jegel mengalami berbagai konflik di saat mereka mendapat tugas untuk mengusut kasus pembunuhan anak walikota.
“Ini pertama kalinya aku tanda tangan kontrak film tanpa tahu sinopsis film dan perannya seperti apa,” kata Boris lagi.
Di sisi lain, Indra Jegel juga meyakini Acho sebagai sutradara dan penulis naskah bisa meramu komedi dan drama dalam film keduanya.
BACA JUGA:
“Reaksiku juga ketika baca skrip. Kita tahu Acho paling jago menarik komedi sejauh mungkin jadi pas baca skrip sudah tau ini jadi adegan apa,” kata Indra Jegel.
“Kita tidak terlalu mikirin, yang penting setiap jokes ada konteksnya. Selama tidak lepas dari konteks, berjalan di koridor itu. Kalo dibilang nyerempet jurang ya bebas persepsi tapi kalo dilihat secara utuh ya ada konteksnya,” jelas Acho soal komedi dalam film ini.
Film ini juga diperankan Priska Barusegu, Boah Sartika, Tissa Biani, Jajang C. Noer, Chew Kin Wah, Jarwo Kwat, Egi Fedly, dan masih banyak lainnya.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku akan tayang di bioskop Indonesia mulai 27 November 2025.