JAKARTA – Aktris Marissa Anita hadir dalam sidang perceraiannya dengan busana serba hitam yang langsung mencuri perhatian. Tak jarang pakaian hitam sering digambarkan sebagai bentuk rasa duka.
“Kalau misalnya di sebuah pemahaman lain atau kultur lain, warna hitam itu adalah warna yang artinya terlahir kembali,” ungkap Marissa di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu, 19 November.
Ia sengaja memilih warna tersebut sebagai pernyataan personal atas fase hidup yang sedang ia jalani.
Marissa mengibaratkan warna hitam yang ia kenakan seperti tanah subur di dekat Sungai Nil yang berwarna hitam pekat. Tanah itu justru menjadi sumber kehidupan dan kesuburan bagi peradaban di sekitarnya.
Baginya, perceraian ini adalah momen untuk menutup satu buku dalam kehidupannya. Namun pada saat yang sama, ia siap menyambut kelahiran dirinya yang baru dengan optimisme.
BACA JUGA:
“Saya siap untuk membuka buku yang baru, saya terlahir kembali,” tegasnya.
Di usia ke-42, Marissa memandang fase hidupnya kini sebagai awal dari babak baru hingga akhir hayatnya kelak.
Pilihan busananya hari itu bukan sekadar pakaian, melainkan sebuah manifesto. Marissa menunjukkan bahwa akhir dari sesuatu bukanlah duka, melainkan awal dari kelahiran kembali yang penuh harapan.