Bagikan:

JAKARTA - Tidak ingin anak terus menerus sibuk dengan gadget? Maka orang tua harus membuat aturan screen time di rumah agar anak bisa belajar disiplin, mematuhi aturan, serta aktif berkegiatan yang tidak melibatkan gadget.

Awalnya pasti terasa berat sebab banyak orang tua memberikan gadget agar anak tenang dan tidak rewel saat menonton film atau main game. Namun, kebiasaan ini pun tidak bisa dibiarkan  karena bisa membuat anak kecanduan gadget dan enggan melakukan aktivitas lain.

Buat Anda yang baru memikirkan soal aturan screen time, berikut tipsnya

Membuat aturan yang jelas

Anda bisa berdiskusi dengan seluruh anggota keluarga di rumah untuk membahas soal aturan penggunaan gadget. Berikan usulan tentang waktu/waktu terlarang menggunakan gadget, misalnya setiap waktu makan, sebelum tidur, waktu kumpul keluarga, atau batasi penggunaan memegang gadget, misalnya hanya 30 menit per hari. Mintalah pendapat anak tentang aturan ini agar ia merasa dilibatkan dan berikan penjelasan kenapa ia harus mengikuti aturan. Nah, aturan ini berlaku untuk semua anggota keluarga, jadi tidak cuma untuk anak ya!

Orang tua memberi contoh

Kadang orang tua meminta anaknya untuk tidak melakukan sesuatu, tapi jika berbalik pada diri sendiri pun susah. Maka, jika ingin anak mengikuti aturan screen time, Anda sebagai orang tua juga harus memberikan contoh. Sebab anak lebih suka meniru apa yang dilakukan orang tuanya dibandingkan hanya menurut begitu saja.

Jam weker di kamar anak

Alih-alih diberikan ponsel dan dibiarkan bersama anak pada malam hari, sebaiknya taruhlah jam weker di kamar anak. Jam ini akan berguna untuk menbangunkan anak setiap pagi tanpa harus menggunakan alarm dari ponsel. Jadi beberapa jam sebelum tidur, orang tua bisa mengambil gadget anak dan disimpan di luar kamar. 

Libur gadget setiap akhir pekan

Setiap Sabtu dan Minggu, Anda juga bisa menerapkan aturan untuk sama sekali tidak ada screen time. Waktunya tentu bisa dihabiskan dengan melakukan kegiatan menyenangkan, misalnya bermain bersama, jalan-jalan, olahraga, atau membuat prakarya di rumah.