Bagikan:

YOGYAKARTA – Pernahkah Anda merasa lebih tenang setelah berpelukan dengan seseorang yang Anda sayangi? Ternyata, pelukan bukan sekadar bentuk kasih sayang berupa sentuhan hangat itu juga dapat menenangkan pikiran dan tubuh dengan cara yang tidak selalu disadari. Menurut Sebastian Ocklenburg, Ph.D., pelukan digambarkan sebagai perilaku multidimensional yang mencakup durasi, tekanan, gerakan tubuh, hingga konteks emosional. Dalam perilaku ini, terdapat manfaat tertentu dari pelukan untuk kesehatan mental, ini penjelasannya.

1. Menurunkan hormon stres

Pelukan dapat membantu menurunkan kadar hormon stres, atau disebut kortisol, dalam tubuh. Saat Anda berpelukan, tubuh juga memproduksi oksitosin, hormon yang sering disebut sebagai “hormon kebahagiaan” atau “hormon cinta”. Kombinasi dari penurunan stres dan peningkatan oksitosin ini menciptakan efek menenangkan secara alami, membuat Anda merasa lebih rileks dan aman.

2. Menguatkan rasa kedekatan emosional

Pelukan bukan hanya kontak fisik semata, tapi juga jembatan untuk kedekatan emosional. Ketika dua orang berpelukan, ritme napas atau detak jantungnya bisa saling menyesuaikan. Proses ini memperkuat rasa kebersamaan, kepercayaan, dan empati antara Anda dan orang yang Anda peluk.

alasan berpelukan bermanfaat untuk kesehatan mental
Ilustrasi alasan berpelukan bermanfaat untuk kesehatan mental (Freepik)

3. Membantu mengatur emosi

Dalam situasi emosional, misalnya ketika Anda merasa cemas, sedih, atau stres, pelukan bisa menjadi “obat cepat” yang menenangkan. Pelukan membantu sistem saraf bergeser dari mode waspada menuju mode rileks. Dengan cara ini, Anda bisa lebih mudah mengatur emosi dan mendapatkan kejelasan pikiran.

4. Meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri

Pelukan yang tulus memberi sinyal bahwa Anda diterima dan dihargai. Hal ini secara perlahan meningkatkan rasa percaya diri dan harga diri Anda. Bahkan pelukan dari teman atau orang terdekat bisa menjadi pengingat bahwa Anda tidak sendirian menghadapi tantangan hidup.

5. Menyehatkan jantung dan tubuh

Manfaat pelukan bukan hanya untuk mental, tetapi juga fisik. Melansir Psychology Today, Senin, 10 November, pelukan dapat membantu menurunkan tekanan darah serta menjaga detak jantung tetap stabil. Saat stres berkurang, sistem imun tubuh pun dapat bekerja lebih efektif. Singkatnya, pelukan dapat menjadi bentuk sederhana “terapi alami” tanpa obat.

alasan berpelukan bermanfaat untuk kesehatan mental
Ilustrasi alasan berpelukan bermanfaat untuk kesehatan mental (Freepik)

6. Meningkatkan kualitas hubungan

Pelukan memungkinkan Anda menyampaikan kepedulian tanpa harus menggunakan kata-kata. Ini adalah komunikasi nonverbal yang penuh makna dan kehangatan. Dengan sering berpelukan, hubungan Anda dengan pasangan, keluarga, atau sahabat dapat menjadi lebih kuat dan penuh kejujuran emosional.

7. Pelukan untuk diri sendiri

Tidak selalu harus dari orang lain, pelukan untuk diri sendiri juga memiliki manfaat yang besar. Gerakan ini bisa memberi pesan positif ke otak bahwa Anda berharga dan layak dicintai. Saat sedang lelah atau cemas, meluangkan waktu untuk memeluk diri sendiri bisa membantu memulihkan keseimbangan emosi dan meningkatkan rasa syukur terhadap diri Anda sendiri.

Pelukan mungkin terlihat sepele, tapi dampaknya sangat dalam baik untuk kesehatan mental maupun fisik Anda. Ia menenangkan saraf, memperkuat ikatan emosional, serta memperkuat hubungan di sekitar Anda. Di tengah kehidupan yang cepat dan serba digital, pelukan menjadi cara sederhana dan nyata untuk kembali merasakan koneksi manusia yang hangat. Jadi, jangan ragu untuk memeluk karena satu pelukan bisa berarti banyak bagi hati dan pikiran Anda.