JAKARTA - Warisan budaya merupakan cerminan perjalanan panjang suatu bangsa yang membentuk jati diri dan karakter masyarakatnya. Di tengah arus modernisasi dan perkembangan teknologi, pelestarian warisan budaya menjadi tantangan tersendiri agar nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur tidak tergerus oleh zaman.
Salah satu bentuk nyata dari upaya menjaga warisan tersebut adalah dengan merawat dan memulihkan situs-situs budaya bersejarah, termasuk keraton yang menjadi pusat kebudayaan dan simbol identitas daerah.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung upaya pelestarian warisan budaya Keraton Surakarta di Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah.
Dalam hal ini, Kementerian Kebudayaan memfasilitasi sejumlah kegiatan pelestarian, termasuk pemugaran Panggung Songgo Buwono dan Museum Keraton Surakarta.
"Kami berharap aset budaya dan cagar budaya keraton ini dapat terus menjadi bagian dari kekayaan budaya nasional kita," kata Menteri Kebudayaan sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian pada Rabu.
BACA JUGA:
Bersama jajaran pejabat kementerian, Fadli Zon pada Selasa (4/11) mengunjungi Keraton Surakarta Hadiningrat untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.
Raja Keraton Surakarta Hadiningrat tersebut mangkat pada usia 77 tahun pada 2 November 2025.
"Atas nama Kementerian Kebudayaan, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya Raja Keraton Surakarta, Sri Susuhunan Pakubuwono XIII," ujar Fadli.
Sri Susuhunan Pakubuwono XIII dikenal sebagai sosok pemimpin yang konsisten menjaga tradisi dan kebudayaan Jawa, serta berupaya memperkuat peran keraton sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan nilai-nilai luhur bangsa.
Sebagai bentuk penghormatan, Kementerian Kebudayaan memberikan apresiasi atas dedikasi almarhum dalam melestarikan dan merawat warisan budaya Indonesia, yang menjadi bagian penting dari identitas nasional.