Bagikan:

YOGYAKARTA - Jenis fotografi human interest bisa jadi masih terdengar belum familiar bagi sebagian orang. Padahal kategori ini sangat populer dan sering diaplikasikan dalam bidang fotografi. Simak ulasan tentang fotografi human interest dari segi pengertian, ciri-ciri, dan contohnya di bawah ini.

Pengertian Fotografi Human Interest

Fotografi human interest adalah jenis fotografi yang menangkap interaksi antara manusia dengan lingkungan sekitarnya. Cakupan fotografi human interest sendiri cukup luas dan sering dikombinasikan dengan jenis fotografi yang lain.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai jenis fotografi human interest, simak pembahasannya di bawah ini.

Dikutip dari situs Creative Hut Institute of Photography, fotografi human interest adalah jenis fotografi yang menunjukkan aktivitas manusia atau rutinitas seseorang dalam kehidupan sehari-hari.

Fotografi human interest sendiri mempunyai lingkup yang sangat luas. Sebab, jenis fotografi ini mengacu pada genre yang memperlihatkan sisi menarik setiap manusia melalui sebuah gambar atau bingkai foto.

Selain itu, subjek dalam fotografi human interest juga wajib menonjolkan suasana menyentuh sehingga orang yang menyaksikannya dapat merasakan emosi dan tenggelam dalam foto tersebut.

Ciri-ciri Fotografi Human Interest

Manusia sebagai subjek Utama

Ciri-ciri pertama yaitu manusia menjadi subjek utama. Ciri ini yang paling membedakan dengan aliran foto yang lain. Fotografer harus mampu menghasilkan foto yang dapat melahirkan cerita. Oleh sebab itu, selain subjek manusianya itu sendiri, situasi dan segala unsur yang ada di lingkungan frame potret sangat mendukung.

Natural

Ciri selanjutnya adalah natural. Maksud natural di sini yaitu menampilkan manusia di dalam kehidupan sehari-hari dengan situasi momen yang natural atau tidak diatur sebelumnya. Hal ini bertujuan agar reaksi dan ekspresi subjek tidak terkesan dibuat-buat dan kaku. Oleh karena itu, kita harus menjaga suasana dan memastikan subjek tidak bereaksi atas keberadaan kita atau bahkan tidak menyadari terdapat kamera yang sedang membidik ke arahnya.

Menimbulkan rasa simpati dan empati

Hal ini berhubungan dengan pesan yang hendak disampaikan dalam sebuah foto. Ekspresi, gestur, dan juga reaksi yang tertangkap kamera, harus bisa mengundang rasa dan empati dari penikmat foto. Emosi yang terlihat dari manusia dalam frame foto juga menjadi satu penilaian penting dari fotografi human interest.

Contoh Fotografi Human Interest

Selain itu, ada beberapa contoh atau jenis fotografi human interest yang wajib diketahui para pemula. Setiap jenisnya memiliki tema dan arti tersendiri. Contoh fotografi Human Interest antara lain:

  1. Fotografi Portrait

Fotografi portrait fokus pada karakter dan emosi seseorang. Potret manusia diambil dengan cara memperlihatkan ekspresi wajah, mata hingga gerakan tubuh. Fotografi portrait memungkinkan setiap orang yang melihatnya untuk merasakan kedalaman dan keragaman perasaan manusia.

  1. Fotografi Budaya

Seperti namanya, aspek budaya menjadi pusat atau objek utama dalam jenis fotografi ni. Cakupan fotografi budaya sendiri dapat dikatakan bersifat luas, misalnya makanan, musik, tarian, hingga perilaku sehari-hari dalam suatu adat.

Dengan kata lain, apapun yang melibatkan manusia dapat dimanfaatkan sebagai objek pada fotografi budaya. Misalnya, ketika dua orang sedang berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat.

  1. Travel Fotografi

Travel fotografi merupakan jenis fotografi yang memperlihatkan manusia dengan alam di sekitarnya. Travel fotografi memiliki tujuan untuk menangkap keindahan dan keunikan alam dengan melibatkan aspek kehidupan manusia.

  1. Street Photography

Street photography fokus pada momen-momen yang ditemukan dalam kehidupan di jalanan. Contoh street photography yaitu pengguna sepeda, pelayan toko, anak jalanan, hingga tukang becak.

Demikianlah ulasan mengenai fotografi human interest​ (pengertian, ciri-ciri, contoh)​. Semoga bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.