Bagikan:

JAKARTA - Mikroplastik merupakan partikel berukuran kurang dari 5 mm, yang berasal dari produk seperti kosmetik dan pakaian sintesis, hingga pecahan plastik yang terurai karena paparan sinar matahari. Mikroplastik dapat mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan, sehingga harus diwaspadai.

Paparan mikroplastik dapat terjadi di lingkungan sekitar dalam kehidupan sehari-hari, seperti dari air, tanah, dan atmosfer. Paparannya juga bisa masuk ke dalam tubuh melalui makanan atau minuman, serta terhirup dari saluran pernapasan, hingga melalui kulit.

Partikel mikroplastik dengan mengendap di dalam tubuh nantinya bisa menyebabkan gangguan saluran pencernaan, pernapasan, dan organ lain dalam tubuh, karena tidak dapat dicerna atau diserap sepenuhnya.

Oleh karena itu, setiap orang perlu melakukan pencegahan agar paparan mikroplastik dapat dihindari. Berikut beberapa cara mencegah paparan mikroplastik yang dapat Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari, dikutip dari Healthline, pada Selasa, 28 Oktober 2025.

1. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai

Mikroplastik pada umumnya berasal dari limbah plastik. Dengan demikian, hindarilah menggunakan plastik sekali pakai, seperti sedotan, botol plastik, kantong plastik, hingga alat makan plastik untuk menghindari paparannya.

Anda bisa mengganti wadah makanan dan botol minum plastik dengan kaca atau stainless steel yang cenderung lebih aman buat kesehatan dibanding yang dari plastik.

2. Konsumsi makanan segar

Konsumsi makanan segar setiap harinya akan membantu Anda mencegah paparan mikroplastik yang lebih banyak ke dalam tubuh. Sebaliknya, kebiasaan sering makan makanan olahan dalam kemasan plastik dan kaleng dapat membuat tubuh terpapar mikroplastik, seperti BPA dan flatat.

Selain itu, makanan olahan juga rendah akan gizi dan dipadukan dengan bahaya mikroplastik maka dapat menyebabkan risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung hingga kanker.

3. Batasi konsumsi makanan laut

Kandungan mikroplastik paling tinggi umumnya ditemukan dalam makanan laut, terutama kerang. Studi dalam jurnal Current Opinion In Food Science (2021) memperkirakan, orang yang rutin makan ekrang dapat mengonsumsi 2.602 - 16.288 partikel mikroplastik setiap tahunnya.

Oleh karena itu, Anda sebaiknya membatasi konsumsi makanan laut untuk menghindari paparan mikroplastik. Jika ingin tetap makan makanan laut, pilihlah yang berkualitas tinggi dan ketahui dengan jelas dari mana sumbernya.