Bagikan:

JAKARTA - Masakan Thailand mungkin bukan untuk mereka yang tidak tahan pedas. Namun bagi pencinta rasa kuat dan berani, kuliner Thailand adalah surga cita rasa.

Mungkin Anda sedang mencoba memahami rahasia rasa khas Thailand dengan memasak hidangan ala Thailand di rumah. Mungkin Anda baru saja menikmati sepiring makanan Thailand yang luar biasa lezat dan penasaran dengan rahasia di balik kelezatannya.

Ternyata semuanya bermuara pada empat pilar rasa utama yang menjadi dasar masakan Thailand yaitu asin, asam, manis, dan pedas.

Sekilas terdengar sederhana, namun ternyata rasa asin dalam masakan Thailand bukan hanya berasal dari garam biasa. Setiap rasa memiliki bahan khasnya sendiri yang tidak selalu mudah ditemukan di dapur umum.

Berikut bahan-bahan yang membentuk 4 pilar rasa masakan Thailand, seperti dilansir dari laman The Daily Meal.

1. Pilar pertama adalah asin, yang berasal dari cita rasa umami khas saus ikan atau terasi udang. Kedua bahan ini memberi lapisan rasa gurih yang kaya sekaligus aroma khas yang berkarakter. Kombinasi ini banyak digunakan dalam hidangan seperti salad pepaya muda (som tam) atau kari hijau Thailand.

2. Pilar kedua adalah asam, yang menjadi ciri utama masakan Thailand. Meskipun perasan jeruk nipis sering digunakan, orang Thailand kerap memilih asam jawa untuk memberikan rasa asam yang lebih lembut dan beraroma buah, sehingga menyeimbangkan rasa pedas dengan sempurna.

3. Selanjutnya ada rasa manis, yang biasanya berasal dari gula aren. Gula pasir biasa bisa digunakan, tetapi gula aren memberikan rasa manis yang lebih dalam dan sedikit karamel.

4. Terakhir tentu saja rasa pedas yang menjadi ciri paling mudah dikenali dari masakan Thailand. Rasa ini datang dari campuran cabai segar maupun kering, dan kadang ditambah lada hitam atau putih untuk memberikan sensasi pedas yang tajam namun tidak berlebihan.

Keempat pilar ini berpadu menciptakan tarik-ulur rasa yang membuat masakan Thailand begitu berkesan. Namun, setiap hidangan selalu mengandalkan keseimbangan antara keempat elemen tersebut.

Meskipun masakan Thailand berfokus pada keseimbangan rasa, bukan berarti semua elemen selalu hadir dengan kadar yang sama. Dalam beberapa hidangan, satu rasa bisa menjadi lebih dominan, tetapi tetap didukung oleh rasa lainnya.

Contohnya adalah sup tom yum, yang terkenal pedas hingga bisa membuat hidung meler, namun rasa asam segarnya tetap menjadi karakter utama. Dua pilar ini yaitu pedas dan asam saling menyeimbangkan satu sama lain.

Jika melihat ke wilayah selatan Thailand, ada hidangan seperti Khua Kling (kari daging kering) atau Kaeng Tai Pla (kari dari jeroan ikan fermentasi) yang terkenal sangat pedas. Meski rasa pedas mendominasi, hidangan-hidangan ini tetap memiliki kedalaman rasa dari bahan seperti jamur, daun ketumbar, tomat, terung, bawang merah, dan bawang bombai manis.

Dalam beberapa hidangan seperti kari kuning Thailand, santan ditambahkan untuk memberi sentuhan manis yang menyeimbangkan rasa pedasnya.

Tentu banyak bahan lain yang juga memainkan peran penting seperti serai, lengkuas, dan daun jeruk purut.

Namun rahasia utama dari kelezatan masakan Thailand adalah kemampuan menyatukan empat pilar rasa tersebut dalam harmoni yang sempurna. Dengan sedikit pemahaman tentang cara menyeimbangkan keempat rasa itu, kamu pun bisa menguasai seni memasak masakan Thailand yang autentik di rumah.