Bagikan:

TANGERANG - Di balik keputusannya untuk kembali aktif di dunia perfilman, aktris Artika Sari Devi ternyata menyimpan sebuah kisah perjuangan yang menginspirasi sebagai seorang ibu.

Ia secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya sempat vakum dari karier untuk fokus mendampingi putri bungsunya, Dayana Zoelie Ibrahim yang didiagnosis mengalami speech delay (keterlambatan bicara) dan disleksia.

Perjalanan ini dimulai saat Artika menyadari adanya keterlambatan bicara pada sang anak, yang kemudian membawanya untuk berkonsultasi dengan ahli tumbuh kembang.

"Itu awal mulanya waktu eh anak saya sempat speech delay. Oh. Jadi kemudian saya dianjurkan ke tumbuh kembang anak, ke dokter tumbuh kembang anak, dan didiagnosa oleh psikolog," ungkap Artika di kawasan Tangerang, belum lama ini.

Tak berhenti di situ, tantangan berlanjut saat sang anak memasuki usia sekolah dan diketahui mengalami disleksia, sebuah kesulitan belajar yang berkaitan dengan pemrosesan bahasa.

"Dari situ pas masuk usia sekolah, saya baru paham ternyata itu ada efeknya juga membuat dia jadi disleksia. Oh. Eh, apa namanya, kesulitan untuk memproses bahasa di otaknya," jelasnya.

Menghadapi kondisi ini, Artika tidak hanya menyerahkan pada ahli. Ia proaktif membekali diri dengan berbagai pengetahuan, mulai dari membaca buku parenting berbasis neuroscience hingga bergabung dengan komunitas untuk menstimulasi otak anak.

Kini, setelah melewati perjuangan panjang bersama suami dalam mendampingi sang anak, Artika merasa misinya telah tuntas.

Melihat anak-anaknya tumbuh mandiri dan berprestasi, ia merasa pengorbanannya terbayar lunas dan siap untuk kembali berkarya.

"Sekarang saya sudah bisa, makanya saya sekarang sudah bisa comeback lagi main film. Karena saya ngerasa udah, eh semuanya sudah accomplished gitu ya," tuturnya lega.

"Artinya saya sempat vakum berkarier selama beberapa tahun ini terbayar lunas ngelihat bagaimana anak saya bisa, bisa perform," pungkasnya.