Bagikan:

JAKARTA - Sejauh ini, menjadi ibu sering kali dilekatkan dengan stigma negatif. Mulai dari rasa lelah yang tiada habisnya, keterbatasan dalam beraktivitas, hingga anggapan bahwa perempuan harus “mengorbankan” dirinya ketika hamil dan menyusui.

Padahal, kenyataannya tidak selalu demikian. Kehamilan dan perjalanan menjadi ibu bisa dijalani dengan penuh percaya diri, bahkan menjadi fase hidup yang membanggakan.

Sejumlah kegiatan komunitas parenting kini hadir untuk mendukung perubahan perspektif tersebut. Lewat aktivitas kreatif seperti fashion show ibu hamil, diskusi santai soal mitos kehamilan, hingga ruang berbagi pengalaman, para moms diajak melihat bahwa menjadi ibu adalah sebuah perjalanan indah, bukan sekadar kumpulan batasan.

Kehadiran ruang-ruang aman ini juga penting untuk memberi dukungan emosional, karena banyak perempuan sering kali merasa sendirian saat menghadapi perubahan besar dalam hidupnya.

"Kami hadir bukan hanya sebagai ajang inspirasi, tapi juga ruang aman bagi ibu untuk saling menguatkan. Kami ingin setiap perempuan merasa percaya diri menjalani kehamilan, karena menjadi ibu adalah perjalanan yang indah dan penuh makna," ungkap Junita, Business Group Manager Prenagen, dalam keterangan pers Prenagen Mommy Society.

Senada dengan itu, psikolog klinis Siti Jumrotin S.Psi., M.Psi., menegaskan perjalanan menjadi ibu bukan hanya soal fisik, tapi juga emosional. Ia mengatakan, menjadi ibu bukan hanya proses fisik, tetapi juga perjalanan emosional yang unik bagi setiap perempuan.

"Informasi yang tepat dan lingkungan yang suportif, mulai dari pasangan, keluarga, teman, hingga masyarakat sangat penting karena social support akan membantu moms ketika menghadapi tantangan fisik maupun emosional selama kehamilan," jelasnya. 

Dari sisi kesehatan, dr. Satria Audi Hutama, SpOG., M.Ked.Klin mengingatkan pentingnya asupan nutrisi. Selain asam folat, zat besi, dan kalsium, protein adalah nutrisi esensial yang sering terlupakan.

Protein berkualitas tinggi sangat penting dalam pertumbuhan janin dan plasenta, menjaga kekuatan otot ibu, serta membantu kerja vitamin dan mineral agar lebih efektif.

"Pemenuhan nutrisi esensial tidak hanya menjaga kesehatan fisik dan mental ibu, tetapi juga mendukung lahirnya generasi yang sehat dan berkualitas," pungkasnya.