TIGARAKSA - Kuasa hukum Indra Adhitya, Fajar mengatakan kalau kliennya masih memiliki keinginan untuk rujuk dengan sang istri, Chikita Meidy. Hal ini diperlihatkan dengan sikap perhatian Indra terhadap istrinya itu.
"Ya dengan menanyakan kan pasti ada. Namanya berarti kan masih, terlepas apapun statusnya masih istri, jadi istilahnya kecuali sudah diputus, ya sudah ingkrah baru. Kalau ini kan masih proses istri ya hal-hal yang wajarlah suami menanyakan, 'Kok ini ada ini?', gitu," kata Fajar di Pengadilan Agama Tigaraksa, Selasa, 23 September.
Saat ditanya terkait usaha yang diberikan Indra untuk rujuk dengan Chikita, Fajar enggan menjelaskan karena sudah masuk ranah pribadi kliennya itu.
"Sebetulnya itu nanti harus ditanya ke prinsipalnya juga itu ya, karena yang tahu dia ingin mempertahankan apa enggaknya, ya. Tapi pasti Indra sendiri, ya. Pasti Indra sendiri," tegas Fajar.
Sebelumnya, Chikita menuding Indra Adhitya beserta tim kuasa hukumnya sengaja memperlambat proses sidang untuk mencari popularitas dan keuntungan di atas penderitaan yang ia dan keluarganya alami.
BACA JUGA:
"Sepertinya Indra dan kuasa hukumnya memang ingin mencari nama lah, ya. Ingin mencari nama, ingin mencari keuntungan di atas penderitaan saya, Cikita, dan keluarga besar Meidy," ungkap Chikita Meidy di Pengadilan Agama Cibinong, Selasa, 23 September.
Ia merasa bahwa suaminya ingin viral melalui kasus ini, sementara dirinya sebagai seorang pengusaha tidak membutuhkan validasi semacam itu.
"Dia ingin selingkuh juga, dia ingin lepas tanggung jawab, tapi dia masih menginginkan status rumah tangga ini tuh buat apa? Dia tuh kayak berasa bahwa di dunia ini yang sekarang tuh harus viral," sindirnya.
Chikita merasa prosedur hukum yang seharusnya berjalan lancar kini dihambat oleh pihak lawan. "Saya rasa ini sudah masuk ke tahap penundaan secara disengaja dan ingin memperlarut aja," tutupnya.