Bagikan:

YOGYAKARTA – Tanda baca adalah salah satu ilmu yang harus dikuasai oleh seseorang saat belajar membaca Alquran. Tanda baca akan membantu pembaca Alquran bagaimana ia melafalkan ayat suci yang menggunakan bahasa Arab. Memahami tanda baca Alquran sangat penting karena berkaitan dengan kebenaran dalam pelafalan serta menjaga artinya tetap sesuai konteks. Artikel ini akan menjelaskan untuk Anda.

Tanda Baca Alquran

Dalam buku Pengenalan, Penulisan dan Tanda Baca Huruf Arab yang ditulis oleh Dr. Abdurrauf, M.A., dijelaskan bahwa tanda baca tanda baca atau harakat (tasykil) adalah simbol yang ditulis dalam bahasa Arab. Simbol tersebut bisa ditulis di atas atau di bawah huruf Arab. Tanda baca tersebut berfungsi untuk memperjelas gerakan pengucapan.

Setidaknya ada 8 tanda baca yang bis ditemukan dalam Alquran dan perlu diketahui. Berikut ini informasi lengkapnya.

  1. Fathah ( ـَ )

Fathah adalah tanda/syakl/harakat yang bentuknya menyerupai garis horizontal kecil di atas huruf Arab. Jika terdapat tanda fathah artinya huruf dibaca a. Contohnya, huruf sin (س) saat mendapat tanda fathah maka dibaca sa. Hal tersebut berlaku pula pada huruf lainnya.

  1. Dhammah ( ُ- )

Dhammah adalah tanda baca Alquran yang bentuknya seperti huruf waw (و). Tanda beca tersebut diletakan di atas huruf Arab. Jika terdapat huruf Arab dengan tanda dhammah maka cara membacanya menjadi u. Contoh, huruf sin (س) yang mendapat dhammah maka dibaca menjadi su (سُ).

  1. Kasrah ( ِ- )

Tanda kasrah berbentuk seperti garis horizontal kecil menyerupai fathah, hanya saja penempatannya berada di bawah hurut Arab. Tanda ini melambangkan bunyi i. Sebagai contoh, huruf sin (س) yang mendapat kasrah maka akan dibaca menjadi si (سِ).

  1. Tanwin (ــٍــ)

Tanwin atau biasa dikenal juga dengan kasrahtain adalah tanda baca yang digunakan untuk menyatakan bahwa kata terakhir dibaca seperti bertemu huruf nun mati (nun sakinah). Tanwin juga bisa dipahami sebagai bunyi nun mati yang sifatnya tambahan di akhir kata. Selain itu bunyi nun mati juga hanya dilafalkan secara verbal, tidak ditulis secara gamblang. Contohnya adalah (طٍ), yin (يٍ), dzin (ذٍ)

  1. Sukun ( ْ- )

Sukun adalah tanda baca yang bentuknya bulat yang ditulis di sebelah atas huruf Arab. Saat huruf mendapat sukun maka huruf tersebut dibaca mati. Contohnya adalah sukun pada huruf mim (مْ). Jika huruf tersebut diawali dengan ka (كَ) maka dibacam kam (مْ كَ).

  1. Tasydid ( ّ- )

Tanda baca tasydid berbentuk seperti kepala sin (س) yang diletakan di atas huruf Arab. Tanda tersebut melambangkan adanya penekanan pada saat menyebutkan huruf yang mendapatkan tanda tersebut. Contohnya adalah anna ( اَ نَّ).

Itulah informasi terkait tanda baca Alquran dasar. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.