Bagikan:

TANGERANG - Dalam persidangan, Jonathan Frizzy mengungkapkan bahwa ia sempat melakukan beberapa upaya untuk memastikan vape yang ternyata berisi etomidate aman dan tidak mengandung narkoba.

Ia mengaku telah berulang kali menanyakan kepada rekannya sekaligus terdakwa, Evan, dan bahkan melakukan tes urine mandiri.

"Selain saya waktu, waktu ngobrol sama Evan, saya coba, saya coba tanyain lagi berkali-kali jawabannya selalu bilang itu enggak berbahaya," kata Jonathan Frizzy saat sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 17 September.

"Terus pada saat sebelum dan pas sampai itu di Indonesia, saya sudah sempat melakukan beberapa kali tes anti narkoba itu yang urin. Hasilnya negatif," lanjut Jonathan Frizzy.

Ia menjelaskan bahwa alat tes tersebut ia beli di apotek dan hasilnya menunjukkan negatif untuk semua jenis narkoba, termasuk THC.

"Yang nanti akan keluar dari situ ada tulisannya kayak THC, semua jenis narkoba itu semuanya ada, negatif," jelasnya.

Dari hasil tes tersebut, ia merasa yakin bahwa vape yang ia gunakan hanyalah vape biasa. Jonathan baru mengetahui kandungan zat etomidate dalam vape tersebut setelah diperiksa oleh pihak kepolisian.

"Saya baru tahu ini kandungannya etomidate itu dari polisi, dari BAP," tegasnya.

Meskipun vape legal banyak dijual di Indonesia, Jonathan Frizzy mengaku tertarik untuk menggunakan produk dari luar negeri karena efeknya yang berbeda.

Di hadapan hakim, ia mengungkapkan bahwa vape yang ia dapatkan dari rekannya di Thailand memiliki efek relaksasi yang membantunya untuk tidur.

Saat hakim ketua mempertanyakan mengapa ia harus mendatangkan vape dari luar negeri, Jonathan menjelaskan alasannya.

"Kalau yang dari Evan itu lebih ada rileksnya, terus bisa buat tidur," ujarnya.

Ia mengaku membutuhkan efek tersebut karena tuntutan pekerjaannya di dunia syuting yang melelahkan.

"Karena saya pikir, kerjaan saya syuting segala macam, saya kok, saya bisa tidur gitu loh," tambahnya.

Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat untuk mendatangkan barang tersebut secara sengaja.

"Niat mendatangkan sih nggak ada ya, Yang Mulia ya. Niatnya sama sekali. Waktu itu memang kejadiannya memang Evan yang nawarin untuk dibantuin untuk itu," pungkasnya.