YOGYAKARTA – Bagaimana sikap awal gerakan berguling ke depan? Guling depan merupakan gerakan dasar dalam olahraga senam lantai. Untuk melakukannya, seorang pesenam harus berguling ke arah depan secara teratur mulai dari tengkuk, punggung, pinggang, dan panggul bagian belakang.
Meski terlihat sederhana, seorang pesenap harus menerapkan sikap awal gerakan berguling ke depan dengan benar agar terhindar dari risiko cedera. Selain itu, tanpa sikap awal yang tepat, gerakan yang dilakukan pun tidak akan sempurna.
Sikap Awal Gerakan Berguling ke Depan
Dihimpun dari berbagai sumber, guling ke depan (forward roll) adalah gerakan berguling ke depan atas bagian belakang badan, yakni tengkuk, punggung, pinggang, dan pinggul bagian belakang.
Teknik dasar senam lantai ini bisa dilakukan dengan dua cara, yakni sikap awal jongkok dan guling ke depan dengan sikap awal berdiri. Dengan kata lain, sikap awal gerakan berguling ke depan adalah jongkok dan berdiri.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), berikut cara melakukan gerakan berguling ke depan dengan awalan jongkok:
- Ambil posisi jongkok dengan kedua kaki dalam posisi rapat. Lutut disentuhkan ke dada dengan posisi tangan berada di depan ujung kaki.
- Kedua tangan dalam posisi bengkok, lalu dagu menunduk hingga menyentuh dada dan pundak di matras.
- Mulailah berguling. Posisi tubuh yang benar setelah berguling adalah jongkok.
Sikap awal ini bukan sekadar formalitas, tetapi bagian penting dari keseluruhan rangkaian. Posisi kepala yang sedikit menunduk membantu melindungi leher dari benturan, sementara posisi tangan yang menempel ke lantai akan mengarahkan tubuh agar gulungan berjalan mulus. Dengan begitu, roll depan dapat dilakukan lebih aman dan lancar.
BACA JUGA:
Sementara cara melakukan gerakan guling depan dengan sikap awal berdiri, yakni:
- Ambil posisi berdiri tegak dengan kedua tangan lurus di samping badan. Arahkan pandangan lurus ke depan melihat matras.
- Ulurkan kedua tangan lurus memegang matras sembari membungkukkan badan.
- Posisi kepala masuk di antara dua tangan. Usahakan dagu menyentuh dada, supaya bagian tengkuk bisa menyentuh matras dengan baik.
- Bahu disentuhkan ke matras dan mulailah berguling.
- Setelah melakukan guling depan, posisi tubuh kembali berdiri tegak.
Sekedar informasi tamabahan, ketika melakukan gerakan guling depan, pesenam harus mengikuti setiap tahapan dan fase agar menghasilkan gerakan yang sempurna. Selain itu, memperhatikan tahapan dan fase gerakan bisa memperkecil risiko terjadinya cedera karena kesalahan pada tumpuan maupun tolokan.
Demikian informasi tentang sikap awal gerakan berguling ke depan. Untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya, baca terus VOI.ID.