Bagikan:

YOGYAKARTA - Buah pala bukan hanya sekedar bumbu masakan, tetapi juga menjadi bahan dasar dari berbagai olahan lezat yang bisa ditemukan dari Sabang hingga Marauke. Pala, dengan aromanya yang khas dan rasa sedikit manis, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi kuliner Nusantara.

Masyarakat Indonesia dikenal sangat kreatif dalam mengolah kekayaan alamnya, termasuk buah pala. Buah dengan nama latin Myristica fragrans ini memiliki masa simpan yang singkat jika tidak diolah dengan benar. Karena itu penting untuk mengetahui berbagai olahan buah pala.

Aneka Olahan Buah Pala

Dari bijinya yang beraroma kuat hingga daging buahnya, semua bisa dimanfaatkan. Dilansir dari berbagai sumber, berikut 12 olahan buah pala.

  1. Manisan Pala

Manisan pala adalah olahan yang paling umum dan mudah ditemui. Membuat manisan dari daging buah pala membutuhkan beberapa tahapan agar teksturnya menjadi lembut dan siap diolah. Prosesnya dimulai dengan merendam daging pala yang keras di dalam air garam selama satu hingga dua hari untuk melunakkannya sehingga mudah dikupas.

Kemudian buah pala dikupas dan direndam dalam air garam selama 24 jam untuk membuatnya semakin lembut. Kemudian dipotong sesuai selera dan direndam dalam air gula selama dua hari, lalu ditiriskan. Proses perendaman dengan air gula diulang sekali lagi selama satu sampai dua hari.

Manisan pala yang dihasilkan dari proses ini disebut manisan pala basah yang bisa langsung dikemas dan dikonsumsi. Untuk membuat manisan pala kering, manisan basah yang sudah ditiriskan ditaburi gula pasir dan dijemur selama satu hari di bawah sinar matahari.

2. Selai Pala

Pembuatan selai pala dimuali dengan membersihkan buah pala dan mengupas lapisan luarnya. Daging buah pala kemudian diiris tipis sebelum direndam dalam larutan garam selama satu jam. Setelah direndam, irisan pala ditiriskan dan dihaluskan menggunakan blender dengan sedikit air hingga menjadi bubur.

Selanjutnya, bubur pala yang sudah halur dicampur dengan gula pasir. Perbandingannya adalah 1 kg bubur pala untuk setiap 1 kg gula pasir. Campuran ini kemudian dimasak. Awalnya, gunakan api besar hingga mendidih, lalu kecilkan api agar proses memasak berlangsung perlahan.

Selama proses pendidihan, aduk adonan terus-menerus hingga mengental dan siap menjadi selai. Hasil akhirnya adalah selai pala yang manis dan memiliki aroma khas buah pala.

3. Sirup Pala

Proses pembuatan sirup pala dimulai dengan mengupas buah pala, pisahkan dari bijinya, lalu iris tipis-tipis. Irisan pala ini kemudian direndam dalam larutan air garam selama 10 menit untuk menghilangkan rasa pahit, kemudian dibilas hingga bersih. Setelah itu, siapkan larutan gula dengan merebus air dan gula hingga larut sepenuhnya.

Selanjutnya, masukkan irisan pala ke dalam larutan gula yang mendidih. Rebus selama 5 hingga 10 menit. Jika menggunakan buah pala muda, cukup rebus selama 2 hingga 3 menit saja agar teksturnya tidak terlalu lembek.

Setelah proses perebusan selesai, saring air gula ke dalam botol untuk dijadikan sirup pala yang bisa dinikmati selagi hangat. Irisan buah pala yang tersisa dapat dinikmati sebagai manisan pala yang lezat.

4. Dodol Pala

Pembuatan dodol pala dimulai dengan merebus santan hingga mendidih. Setelah itu, tambahkan 300 gram gula pasir dan 300 gram gula merah ke dalam santan, lalu aduk terus-menerus hingga semua gula larut dan adonan mulai mengental.

Tahap selanjutnya adalah memasukkan 500 gram bubur buah pala dan 300 gram tepung ketan. Aduk kembali semua bahan hingga tercampur sempurna, lalu tambahkan vanili sebagai penyedap rasa.

Seperti proses pembuatan dodol pada umumnya, adonan harus terus diaduk tanpa henti selama kurang lebih empat jam. Setelah dua jam, adonan akan berubah warna menjadi cokelat pekat. Setelah selesai dimasak, dodol perlu didinginkan terlebih dahulu sebelum bisa dipotong dan siap untuk dinikmati.

5. Jus Pala

Membuat jus dari buah pala cukup mudah dan praktis. Langkah pertama adalah menghaluskan buah pala yang sudah dicincang dengan 400 ml air menggunakan blender. Setelah itu, tuangkan hasil blenderan ke dalam panci.

Selanjutnya, tambahkan gula pasir dan 350 ml air lagi ke dalam panci berisi sari pala. Rebus campuran ini hingga mendidih, lalu buang buih yang muncul di permukaan. Setelah mendidih, saring sari pala ke dalam wadah lain dan dinginkan.

Minuman ini dapat dihidangkan dengan menambahkan air dan es batu, sangat cocok untuk dinikmati saat cuaca panas.

6. Keripik Pala

Membuat keripik pala dimulai dengan mengupas kulit luar buah pala menggunakan pisau atau alat pengupas buah. Selanjutnya, iris buah pala setipis mungkin. Irisan pala yang sudah siap kemudian direndam kembali di dalam air bersih selama 30 menit.

Setelah direndam, tiriskan irisan pala dan goreng di dalam minyak selama sekitar satu jam. Untuk hasil yang lebih baik dan renyah, disarankan menggunakan mesin vacuum frying. Setelah matang, angkat keripik dan tiriskan dari sisa minyak.