Bagikan:

JAKARTA - Aktris peraih dua Piala Citra, Raihaanun, kembali menunjukkan kepiawaiannya dalam berakting melalui film horor-thriller terbaru berjudul Labinak: Mereka Ada di Sini.

Disutradarai oleh Azhar Kinoi Lubis, film ini akan tayang di bioskop mulai 21 Agustus 2025. Berperan sebagai Najwa, seorang guru honorer sekaligus ibu tunggal, Raihaanun menghadapi tantangan baru dalam kariernya.

Lebih lanjut, Raihaanun berbagi cerita mengenai perannya sebagai Najwa, seorang guru fisika yang digambarkan sebagai sosok yang naif namun juga pemberani.

"Peran guru tuh nggak banyak gitu lah, di-publish, apa, diperankan ada peran guru gitu tuh jarang lah di film Indonesia dan ketika saya dapat peran sebagai seorang guru ya, apalagi gurunya guru fisika gitu ya. Jadi quite, quite challenging juga," ungkap Raihaanun kepada VOI, belum lama ini.

Film Labinak sendiri mengangkat tema yang tak biasa, yaitu mengenai sekte kanibalisme yang dilakukan oleh masyarakat kelas atas untuk sebuah ritual turun-temurun.

Raihaanun mengaku tertarik untuk terlibat dalam proyek ini karena tema ceritanya yang unik dengan sentuhan unsur lokal. Selain itu, kerja sama dengan sutradara Azhar Kinoi Lubis yang sudah terjalin beberapa kali menjadi alasan kuat lainnya.

"Buat saya, kenapa enggak? Dan menyenangkan gitu kerja sama Kinoi, direction-nya jelas, apa yang diinginkan juga cukup, tahulah Kinoi itu apa yang diinginkan dari berbagai shot-nya, dari perasaan yang mau ditampilkan atau mau dieksekusi dari pemain itu Kinoi sangat mumpuni akan hal itu," jelasnya.

Selain tema utama tentang sekte, Labinak juga menyoroti dinamika dan relasi antara ibu dan anak, yang menjadi salah satu daya tarik bagi Raihaanun. Sebagai Najwa, ia harus melindungi putrinya, Yanti (diperankan oleh Nayla Purnama), dari ancaman sekte tersebut.

Raihaanun menceritakan bagaimana ia harus menampilkan dualisme karakter seorang ibu yang tegar dan pemberani di depan anaknya, namun sesungguhnya menyimpan ketakutan dan kecemasan.

"Memang di depan anaknya dia seseorang yang tegar, pemberani, tapi memang di belakang itu tetap aja dia seorang ibu yang, seorang manusia juga yang punya takut dan cemas juga gitu," ujarnya.

Membangun chemistry dengan Nayla Purnama sebagai putrinya diakui Raihaanun tidaklah sulit. Keduanya pernah bekerja sama dalam proyek sebelumnya, sehingga hubungan yang hangat dan terbuka sudah terjalin.

"Karena kebetulan memang saya udah pernah kerja sama sama Nayla sebelumnya dan memang orangnya itu, anaknya sangat menyenangkan gitu ya. Jadi enggak sulit buat saya untuk punya hubungan ibu-anak itu gitu loh," ungkap Raihaanun.

"Dan Nayla kan memang anaknya kan pada dasarnya kan manja, gitu. Memang anaknya menyenangkan lah untuk diajak kerja sama dan memang anaknya juga terbuka. Jadi, ketika memang harus mempunyai relasi ibu dan anak, ya karena kita sama-sama terbuka, jadi untuk berkolaborasi nggak sulit gitu," lanjutnya.

Untuk mendalami perannya, Raihaanun melakukan beberapa persiapan, salah satunya adalah dengan menggelapkan warna rambutnya sesuai permintaan sutradara untuk menunjang karakter Najwa yang sederhana dan berasal dari kelas ekonomi bawah.

"Karena memang si Najwa ini karakternya dari kelas ekonomi bawah gitu ya, jadi waktu itu mungkin permintaan khususnya lebih ke rambutnya jangan diwarnain gitu, lebih ke digelapin kayak gitu-gitunya aja sih," sambung Raihaanun.

Ia juga mengaku banyak mengandalkan naskah yang menurutnya sudah sangat kuat dalam membangun suasana mencekam dan penuh teror.

"Dari segi ceritanya juga sudah sangat mencekam dan penuh dengan teror yang mana memang sudah dengan sendirinya bisa menawarkan ataupun memberikan rasa takut itu sendiri terhadap saya jadi memudahkan juga dalam proses syutingnya," kata Raihaanun.

Labinak: Mereka Ada di Sini yang juga dibintangi oleh Giulio Parengkuan, Arifin Putra, dan Jenny Zhang ini akan membawa penonton ke dalam kisah teror gelap dengan nuansa mistis dan ketegangan psikologis yang intens.