YOGYAKARTA - Bulan Agustus menjadi momen sejarah perjuangan yang penting bagi bangsa Indonesia. Ada beberapa peristiwa penting bulan Agustus 1945 yang menghantarkan Indonesia ke gerbang kemerdekaan.
Indonesia sudah merdeka selama hampir 76 tahun. Pada awal bulan Agustus 1945 silam, kedudukan Indonesia masih di bawah kekuasaan Jepang. Para tokoh pejuang kemerdekaan pun masih menentukan berbagai jalan agar dapat mewujudkan cita-cita luhur mereka.
Perang Dunia II yang terjadi dari 1 September 1939 hingga 2 September 1945 merupakan celah bagi tokoh pejuang kemerdekaan untuk melepaskan bangsa Indonesia dari cengkraman penjajah. Kekalahan Jepang atas Sekutu juga menjadi salah satu celah untuk menuju kemerdekaan Indonesia.
Peristiwa Penting Bulan Agustus 1945
Di bawah ini adalah beberapa peristiwa penting bulan Agustus 1945 yang terjadi dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia (RI).
-
Bom Atom Hiroshima 6 Agustus
Pada tanggal 6 Agustus 1945 pukul 08:15 waktu setempat, sebuah bom atom jatuh dari pesawat Amerika Serikat Enola Gay B-29 di Hiroshima. Ledakan bom atom yang dikenal dengan istilah Little Boy ini memakan korban hingga ribuan nyawa. Jumlah orang yang meninggal kira-kira mencapai 140 ribu jiwa dari total penduduk yang saat itu ada sebanyak 350 ribu jiwa.
-
Bom Atom Nagasaki 9 Agustus
Tiga hari setelah kejadian bom atom, tepatnya tanggal 9 Agustus 1945 pukul 11.02 waktu setempat, Amerika Serikat kembali menjatuhkan bom atom di Jepang, di kota Nagasaki. Sebanyak 74 ribu jiwa kehilangan nyawa karena ledakan ini. Dalam wawancaranya kepada BBC, Jurnalis foto Lee Karen Stow mengungkapkan, ledakan bom Nagasaki terjadi sangat cepat. Ia bahkan menyaksikan orang-orang mengalami luka serius karena efek dari bom atom.
-
Jepang Menyerah kepada Sekutu 15 Agustus
Selang enam hari setelah tragedi bom Nagasaki, Jepang menyatakan menyerah tanpa syarat kepada Sekutu. Kekalahan Jepang diumumkan oleh Kaisar Jepang Hirohita di stasiun radio nasional. Peristiwa menyerahnya Jepang tanpa syarat merupakan penanda akhir dari Perang Dunia II.
-
BPUPKI Dibubarkan PPKI Dibentuk 7 Agustus
Informasi mengenai kekalahan Jepang atas Sekutu mendorong para pemuda dan tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia segera mempersiapkan proklamasi kemerdekaan. Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dibentuk oleh pemerintahan Jepang pada 29 April 1945, dibubarkan pada 7 Agustus 1945.
Pembubaran BPUPKI selanjutnya berganti dengan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). PPKI bertugas untuk mempersiapkan segala hal yang berhubungan dengan rencana kemerdekaan termasuk membuat, menyusun, dan mengesahkan UUD 1945.
-
Peristiwa Rengasdengklok 16 Agustus
Kekalahan Jepang juga menjadi motivasi bagi para tokoh golongan muda seperti Soekarno, Wikana dan kawan-kawannya untuk mendesak Soekarno dan Hatta agar segera menyatakan kemerdekaan. Namun, golongan tua yakni Soekarno dan Hatta, masih enggan menyatakan kemerdekaan.
Lantas, berdasarkan diskusi di antara golongan muda, tepat pada tanggal 16 Agustus dini hari mereka menculik Soekarno dan Hatta untuk diamankan ke Rengasdengklok. Penculikan ini dijalankan dengan tujuan untuk menghindarkan Soekarno dan Hatta atau dikenal dengan tokoh golongan tua dari pengaruh Jepang.
BACA JUGA:
-
Kemerdekaan RI 17 Agustus
Pada tanggal 17 Agustus, Bung Karno didampingi bung Hatta memproklamirkan kemerdekaan RI yang dimulai pada pukul 10.00. Naskah proklamasi yang sudah disusun di rumah perwira angkatan laut Kekaisaran Jepang, Laksamana Maeda ini, diproklamasikan di kediaman Soekarno tepatnya di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta Pusat.
-
Penetapan UUD 1945 oleh PPKI 18 Agustus
Sehari setelah proklamasi kemerdekaan, tepatnya tanggal 18 Agustus, PPKI menetapkan dan mengesahkan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia atau UUD 1945. UUD sah sebagai konstitusi RI melalui keputusan sidang PPKI.
-
KNIP 29 Agustus Dibentuk
Peritiwa penting di bulan Agustus lainnya adalah pembentukan Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), tepatnya pada tanggal 29 Agustus. KNIP adalah sebuah Badan Pembantu Presiden yang bertugas untuk membantu presiden dalam menjalankan kekuasaan legislatif sebelum pembentukan MPR dan DPR dilakukan.
Demikianlah ulasan mengenai peristiwa penting bulan Agustus 1945. Semoga informasi ini bermanfaat! Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.