Bagikan:

JAKARTA - Bayi baru lahir bergantung pada orang tuanya untuk melakukan rutinitas dasar sehari-hari, seperti makan, tidur, dan interaksi sosial. Sebab sistem saraf mereka masih berkembang secara bertahap dan akan berkembang utuh seiring pertumbuhan anak. Proses untuk menjadi mandiri dan bebas dari ketergantungan orang tua ini sebagian besar difasilitasi oleh aktivitas bermain.

Menyadur Cloud Nine Care, Selasa, 5 Agustus, bermain dapat didefinisikan sebagai perilaku yang dipilih secara bebas, diarahkan secara pribadi, dan dimotivasi secara intrinsik yang secara aktif melibatkan anak. Bermain bukanlah kegiatan remeh, melainkan aktivitas yang membangun otak. Bermain telah terbukti memiliki efek langsung maupun tidak langsung pada struktur dan fungsi otak. Bermain menyebabkan perubahan pada tingkat molekuler, seluler (konektivitas neuronal), dan perilaku (keterampilan fungsi sosio emosional dan eksekutif) yang mendorong pembelajaran dan perilaku adaptif dan/atau prososial.

Taman bermain dirancang secara estetis dengan melibatkan aktivitas di atas peralatan logam atau plastik berwarna cerah yang membutuhkan imajinasi, kerja sama tim, dan komunikasi. Permainan di taman bermain telah diadaptasi dan dikembangkan tanpa henti oleh anak-anak dari segala usia, tetapi ide intinya tetap sama, yaitu meningkatkan perkembangan fisik secara keseluruhan. Desain struktur taman bermain dikembangkan pada awal abad ke-20 dan masih digunakan hingga saat ini. Ayunan, perosotan, jungkat-jungkit, panjat tebing, dan komidi putar dapat dikatakan sebagai benda-benda paling populer yang umum bisa ditemukan di taman bermain.

Manfaat kesehatan dari bermain yang melibatkan aktivitas fisik sangat banyak. Olahraga tidak hanya meningkatkan berat badan dan kebugaran kardiovaskular, tetapi juga dapat meningkatkan efektivitas sistem kekebalan tubuh, endokrin, dan kardiovaskular. Waktu bermain di luar ruangan untuk anak-anak telah dikaitkan dengan penurunan BMI. Aktivitas fisik dikaitkan dengan penurunan gejala depresi yang menyertai. Selain itu, bermain juga dapat mengurangi stres, kelelahan, cedera, dan depresi serta meningkatkan rentang gerak, kelincahan, koordinasi, keseimbangan, dan fleksibilitas. Bagi seorang anak, berada di luar ruangan adalah satu-satunya kesempatan menjelajahi dunia di sekitarnya.

Area ini berada di luar ruangan di mana anak-anak dapat dengan bebas mengembangkan keterampilan motorik seperti berlari, melompat, dan memanjat. Area ini juga merupakan area paling tepat melakukan keterampilan manipulatif seperti berayun, mengangkat, dan menjaga keseimbangan.

Alat bermain yang paling umum ditemukan di taman bermain meliputi:

Perosotan

Membantu meningkatkan koordinasi dan merangsang mekanisme keseimbangan. Selain itu juga meningkatkan kekuatan tubuh bagian atas yang dibutuhkan untuk menggenggam dan memanjat. Selain itu, mendorong peningkatan keterampilan kognitif.

Ayunan

Mainan ayunan dapat membantu anak dalam meningkatkan keseimbangan, koordinasi, kekuatan tubuh bagian atas, dan merangsang komunikasi antar anak.

Jaring laba-laba

Struktur seperti tali ini tidak hanya membantu meningkatkan kekuatan, koordinasi, dan keseimbangan, tetapi juga meningkatkan keterampilan motorik. Selain itu, struktur ini juga berdampak positif pada keterampilan kognitif.

Permainan Keseimbangan

Sesuai namanya, alat ini membantu melatih keseimbangan anak dengan membantu mereka memahami perubahan permukaan. Peralatan ini mencakup papan keseimbangan dan trampolin.

Jungkat-jungkit

‍Peralatan ini membantu membangun koordinasi di antara anak-anak dengan memahami mekanisme keseimbangan yang memiliki dampak positif pada keterampilan kognitif. Peralatan ini membantu anak-anak memahami dampak perubahan jarak, waktu, dan kecepatan pada tubuh.

Peralatan Spring Mountain

Perangkat ini membantu anak-anak memahami berbagai penerapan gaya dan reaksinya terhadap tubuh. Alat ini juga meningkatkan fungsi mental tingkat tinggi, serta keseimbangan dan koordinasi.

Komidi Putar

‍Peralatan ini juga membantu meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Khususnya, perangkat ini membantu anak-anak memahami kecepatan dan keterampilan kognitif.

Permainan Multi-Struktur

Perangkat besar ini merupakan kombinasi dari berbagai struktur kecil yang memiliki beragam manfaat seperti keterampilan motorik, keseimbangan, koordinasi, kelincahan, dan sebagainya. Struktur ini memiliki dampak yang besar pada keterampilan sosial dan kolaboratif, termasuk aspek kognitif.

Secara keseluruhan, anak-anak dapat meningkatkan kemampuan fisik dan keseimbangan, kebugaran, serta kekuatan melalui taman bermain. Bermain bersama orang lain juga akan membantu mereka mempelajari keterampilan sosial berharga, yang dapat berkontribusi pada ketahanan emosional dan sosial yang sehat.

Sayangnya, karena gaya hidup masyarakat saat ini, semakin banyak anak tidak suka bergerak bermain, menghindari risiko, dan minim waktu karena kesibukan orang tua. Sehingga anak-anak memilih menghabiskan waktu bermain dengan waktu layar berjam-jam.